Pemandangan hangat tersaji dari tribun SMAN 80 Jakarta. Ada satu sosok yang mencuri perhatian di antara para siswa yang kompak mengenakan busana hitam.
Dialah Dwi Meirdianto, sang guru matematika. Semangatnya tak kalah membara untuk memberikan dukungan bagi tim putra SMAN 80 Jakarta (Eighty) di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 North Jakarta.
Terlebih, musim ini terasa kian spesial karena menandai kembalinya Eighty ke peta persaingan setelah sempat menepi di musim lalu.
Bahkan, tak jarang juga dirinya ikut melantangkan teriakan dan menyanyikan chant kebanggaan.
Baca Juga: Revata Atraxia Pilih Banting Setir dari Wushu Demi Berkompetisi di DBL
Sayangnya, Eighty belum bisa membawa pulang hasil manis. Mereka harus mengakui keunggulan SMA Tzu Chi dengan skor 28-25 pada Rabu, 12 Agustus 2026.
“Mungkin, faktor nervous juga. Banyak peluang yang terlewat karena penyelesaiannya yang kurang. Kita juga harus gentle mengakui kalau lawan memang memiliki strategi yang baik. Mereka juga kasih pressing yang luar biasa,” buka Dwi, begitu ia disapa.
Terlepas dari kekalahan itu, Dwi memberi apresiasi tinggi bagi murid-muridnya. Bukan hanya ditujukan bagi para penggawa Eighty yang sudah berjuang keras di lapangan, ia turut memuji totalitas dari pasukan suporter.
Sejatinya, semua itu juga tak lepas dari dukungan pihak sekolah yang memberikan izin penuh kepada para siswa SMAN 80 Jakarta untuk hadir langsung dan meramaikan atmosfer di GOR Kec. Tanjung Priok.
“Ini juga jadi pengalaman untuk mereka karena selain menghibur, bisa bertemu juga dengan sekolah-sekolah lain,” tuturnya.
Baca Juga: Cerita Dylan Ferdinand Tumbuh Bersama BTB Knights dan DBL
Karena itulah, ia pun tak ingin setengah-setengah dalam memberikan dukungan untuk sekolah yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya selama 25 tahun terakhir.
“Nyenengin anak-anak kan dapat pahala. Walaupun panas di tribun, tapi bisa berdiri bareng anak-anak yang support. Mereka juga sudah modal baju, bendera, kekompakan, dan izin juga. Kami enggak datang cuma untuk kemenangan, tapi kebersamaan yang jadi tolok ukur kami,” tegasnya.
Langkah pasukan Eight memang terhenti. Namun, setidaknya mereka memiliki sekolah dan jajaran guru yang menjadi tempat untuk bersandar di saat rasa kecewa tengah menghantui. Termasuk, sosok Dwi Meirdianto.
Harapannya pun sederhana. Ia hanya ingin murid-muridnya bisa mengantongi pelajaran dari pengalaman ini. Selain itu, juga berbenah untuk menyambut kesempatan yang telah menanti di musim mendatang.
DBL North Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)