Pemain ketujuh SMAN 5 Surabaya hari itu tak hanya berasal dari barisan siswa yang tergabung dalam Fiveouria. Di tribun DBL Arena Surabaya, guru hingga kepala sekolah ikut bernyanyi, bertepuk tangan, dan mengikuti arahan capo untuk mengawal perjuangan tim putra dan putri.

Dukungan tersebut hadir pada hari ketika kedua tim basket SMAN 5 Surabaya sama-sama bertanding dan berhasil meraih kemenangan. Barisan guru terlihat larut bersama suporter sejak awal pertandingan hingga laga berakhir.

Kepala sekolah SMAN 5 Surabaya, Sukirin Wikanto, juga berada di tengah dukungan tersebut. Bukan sekadar menyaksikan pertandingan, Pak Sukirin ikut merasakan riuh tribun bersama siswa dan guru.

Baca juga: Ahmad Musyafiq, Wakasek SMAN 6 Surabaya Tak Pernah Absen di DBL Arena

Bagi Pak Sukirin, kehadiran mereka merupakan bentuk dukungan sekolah kepada siswa yang sedang membawa nama almamater. Ia bahkan menyebut suporter sebagai pemain ketujuh yang ikut memberi energi dari luar lapangan.

“Pemain ketujuhnya adalah suporter,” ujar Pak Sukirin.

Di tribun, peran tersebut tidak hanya diisi siswa. Guru-guru ikut bernyanyi, bertepuk tangan, hingga mengikuti gerakan yang dipimpin capo. Mereka berdiri dalam satu barisan bersama siswa, menciptakan suasana yang membuat dukungan untuk tim putra dan putri terasa semakin penuh.

Guru SMAN 5 Surabaya memberikan dukungan dari tribun saat Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.

Dukungan itu sejalan dengan prinsip yang diterapkan SMAN 5 Surabaya. Sekolah memiliki moto one student one talent, yang mendorong setiap siswa mengembangkan kemampuan mereka, baik dalam bidang akademik maupun non akademik.

“Di SMA 5 itu ada motonya one student one talent. Setiap siswa harus mengembangkan satu talent-nya. Tidak hanya di akademiknya SMA 5, tapi nonakademik juga harus seiring berjalan,” tutur Pak Sukirin.

Baca juga: Smada Bangkalan Debut di DBL East Java-North, Rayakan Mimpi Satu Sekolah!

Bagi Pak Sukirin, menghadirkan dukungan sebanyak itu ke arena bukan perkara sederhana. Para siswa tetap memiliki kepentingan belajar dan les.

Sekolah pun perlu melakukan pendekatan kepada orang tua agar siswa mendapat kesempatan untuk memberikan dukungan kepada teman-temannya.

“Mendatangkan SMA 5 sebanyak ini enggak mudah. Karena anak kepentingannya kan belajar dan les,” katanya.

Sejak pagi, dukungan tersebut sebenarnya sudah dibangun di lingkungan sekolah. Dalam apel, tim basket putri, tim basket putra, dan tim dance SMAN 5 dipanggil satu per satu di hadapan siswa.

Momen itu menjadi bentuk apresiasi sekolah sekaligus cara untuk menumbuhkan kebanggaan. Para siswa yang tampil di DBL mendapat pengakuan dari teman-temannya, sementara siswa lain diajak ikut menjadi bagian dari perjalanan mereka.

Semangat tersebut kemudian dibawa ke DBL Arena. Tahun ini, Pak Sukirin melihat persiapan tim juga lebih matang dibandingkan musim sebelumnya. Bukan hanya dari pemain dan latihan, tetapi juga dari daya dukung sekolah yang diberikan secara penuh.

Bagi Pak Sukirin, basket di SMAN 5 bukan semata soal kemampuan teknis. Ada kedisiplinan yang ikut dibangun melalui proses latihan dan pertandingan.

“Basket itu tidak hanya skill-nya saja. Maka kedisiplinannya harus sama-sama seiring,” ujarnya.

Baca juga: Cinta Tanpa Batas Safira Dampingi Putrinya Tampil di Panggung AQUA DBL Dance

Hari ini, dukungan dari berbagai sisi itu berujung pada hasil manis. Tim putra dan putri SMAN 5 sama-sama mengamankan kemenangan. Namun, bagi sekolah, pertandingan hari ini bukan hanya tentang dua hasil akhir.

Ada guru yang ikut berdiri di tribun. Ada kepala sekolah yang ikut bernyanyi bersama siswa. Ada pula ratusan siswa yang memberikan suara dari bangku penonton.

Semuanya menjadi bagian dari satu barisan yang sama mendukung teman-teman mereka yang sedang berjuang di lapangan.

Setelah dua kemenangan ini, perjalanan SMAN 5 belum selesai. Pak Sukirin berharap persiapan yang telah dibangun dapat terus membawa tim basket putra, putri, dan dance memberikan yang terbaik untuk sekolah.

“Kita optimis bahwa persiapan kami matang. Mudah-mudahan dengan persiapan yang matang ini, dengan ridho Allah bisa memberikan terbaik untuk almamater tercinta,” pungkas Pak Sukirin.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Populer

Roadshow Honda DBL with Azawear Seri Sumsel: NEXAT Bidik Champion
Hahaha… Hihihi… Si Castle Menang Lagi!
Kenalan Sama MVP: Muhammad Yusran Ingin Wakili Papua Jadi Timnas dan All-Star
DBL Jakarta Timur: Kuda Hitam, Kejutan, dan Legasi di Final
Selamat Jalan Nadya Paramitha, Semangatmu Akan Selalu Ada