Minggu, 27 September 2026 telah menjadi salah satu hari yang paling dinanti-nanti oleh Daniel Tedjo Seputro.
Kepala pelatih SMAN 11 Semarang yang juga sekaligus terpilih menjadi bagian dari Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 itu berencana untuk pergi ke Kota Yogyakarta. Ia sudah berangkat sejak sekitar pukul 08.30 WIB.
Sesampainya di sana, Coach Daniel langsung mengamankan kursi untuk menyaksikan laga Junior DBL 2026 Jogja. Ternyata, ia ingin menyaksikan putrinya, Daniella Christabelle Tedjo Seputro, menjalani laga perdananya bersama SMP Cahaya Bangsa Utama!
“Ini tahun pertama Daniella bermain di Junior DBL. Bagi saya ini sangat berarti sekali untuk support Daniella di sela-sela kesibukan saya sebagai pelatih,” tutur Coach Daniel.
Daniella sendiri sekarang menduduki bangku kelas VIII SMP. Ini juga sekaligus menjadi musim pertama SMP Cahaya Bangsa Utama berlaga di Junior DBL Jogja. Musim ini, mereka berhasil masuk melalui jalur Waiting List.
Lahir dan dibesarkan di Semarang, Daniella sudah lama memiliki mimpi untuk bermain di panggung DBL. “Daniella melihat DBL itu sebagai Home of the Dreamers, sesuai tema DBL tahun ini,” tegas Coach Daniel.
Menariknya, olahraga bola basket dulunya bukan merupakan sesuatu yang Daniella cintai. Ia awalnya lebih suka untuk menari balet. Sejak TK sampai kelas III SD, Daniella sungguh menekuni minat tersebut.
Baca juga: Hasil DBL D.I Yogyakarta: Tirto dan Delayota Bertahan dalam Laga Dramatis!

Momen kebersamaan Daniel Tedjo Seputro bersama Daniella Christabelle Tedjo Seputro dan keluarga inti di Junior DBL 2026 Jogja (Foto: dokumentasi pribadi Daniel Tedjo Seputro)
“Kemudian kelas IV SD minta basket sama saya. Daniella senang main basket dari diri dan hatinya sendiri. Saya yang penting Daniella mau olahraga biar sehat badannya,” cerita Coach Daniel.
Bertanding di Junior DBL akhirnya menjadi target pertama yang ingin dicapai Daniella dalam perjalanannya sebagai student-athlete di DBL.
Namun, kompetisi Junior DBL tidak diselenggarakan di Semarang. Oleh karena itu, ia memberanikan diri untuk melanjutkan pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta demi meraih mimpi tersebut.
“Daniella juga mau belajar mandiri sejak dari muda dengan merantau ke Jogja,” sebut Coach Daniel.
Setelah melalui berbagai diskusi dan pertimbangan, SMP Cahaya Bangsa Utama akhirnya menjadi pilihan yang ideal untuk Daniella.
Sesuai tekad Daniella untuk belajar hidup mandiri, tidak ada satu pun keluarga yang membersamainya di sana. “Kita jenguk cuma sekali dalam sebulan,” tambah Coach Daniel.
Baca juga: Dulu Juara Bareng Patbhe, Sekarang Hillary Adu Strategi dengan Coach Johan
Meski begitu, Coach Daniel beserta seluruh keluarganya selalu setia menemaninya dari jauh dalam kehidupan sehari-hari. Coach Daniel selalu berpesan agar Daniella melakukan segala hal dengan sepenuh hati, sehingga hasil yang digapai bisa lebih maksimal dan sesuai harapan.

Daniella Christabelle Tedjo Seputro saat ingin menembak free throw di Junior DBL 2026 Jogja
Pesan tersebut pun langsung berhasil direalisasikan Daniella di laga perdananya pada musim ini. Berhadapan dengan SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta, ia mengoleksi 6 poin dan 4 rebound. Perolehan poinnya itu merupakan yang terbanyak di antara seluruh anggota tim.
Meski SMP Cahaya Bangsa Utama harus mengakui kekalahan dengan skor akhir 25-15 di laga ini, Coach Daniel akan selalu bangga dengan perjuangan anaknya di lapangan.
“Enjoy setiap proses yang dilakukan saat ini baik di basket, pendidikan, dan segala hal yang akan dilakukan dalam segala kehidupannya,” ungkapnya.
Coach Daniel ingin Daniella menjalani seluruh aktivitasnya dengan penuh kegembiraan. Sebab, debutnya di Junior DBL 2026 Jogja ini masih menjadi awal dari perjalanan yang sesungguhnya pada masa depan.
Mimpi untuk bermain di DBL telah menjadi kenyataan untuk Daniella. Kini, saatnya untuk melompat lebih tinggi untuk menggapai mimpi-mimpi lain serta pencapaian yang jauh lebih besar di rumah ini.
Tidak lupa, Coach Daniel dan keluarga juga akan selalu mendoakan yang terbaik untuknya dari Semarang.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Baca juga: Fabian Dimas, Rookie Padmawidya yang Jago Lempar Cakram dan Tolak Peluru!
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)