Dua bulan bukanlah waktu yang panjang untuk membangun sebuah tim basket. Situasi itulah yang dihadapi Andi Oktafiyanto, sang nakhoda baru SMA 1 Penabur Jakarta (Krisa) menjelang pertempuran Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Jakarta.

Namun, keterbatasan waktu bukan alasan untuk menurunkan standar. Ia justru berhasil mengembalikan trofi juara ke tangan Kriza pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Jakarta.

Tentu bukan perkara mudah untuk mengamankan gelar prestisius tersebut. Kriza harus melewati duel sengit kontra SMA Dian Harapan Jakarta (Zebaoth), Rabu, 26 Agustus 2026. Sempat berada dalam situasi tertekan, Kriza akhirnya mengunci kemenangan tipis 45-44 sekaligus mengakhiri penantian gelar setelah dua musim beruntun hanya mampu finis sebagai runner-up.

“Meskipun mereka sudah pernah juara, saya tetap mulai dari nol. Konsep bermain yang mereka miliki itu masih nol banget sih. Jadi, memang hal-hal kecil yang saya latih itu dasar-dasar. Cara bermain, tentang how to play in game basketball-nya, itu yang saya latih,” ucap Andi, begitu ia disapa. 

Ia kemudian menambahkan. “Intinya detailing kecil. Kejadian-kejadian yang ada di latihan itu menjadi representasi pertandingan. Mulai dari cara offense atau defense.”

Baca Juga: Puasa Gelar Berakhir, Srikandi Kriza Kembali Angkat Trofi DBL West Jakarta

Keputusan untuk berada dalam barisan Kriza pun sudah melalui pertimbangan matang. Selain hadir untuk mengisi kekosongan posisi pelatih, ia juga sudah tak asing dengan sejumlah pemain Kriza yang sebelumnya pernah berada di bawah asuhannya di level klub.

Kini, Andi datang dengan karakter permainan yang lebih agresif, khususnya dalam pertahanan. Namun, di atas seluruh aspek teknis tersebut, ketangguhan mentalitas tetap menjadi satu hal yang terus ditekankan.

Mentalitas itu pula yang kemudian menjadi pembeda ketika Kriza menghadapi Zebaoth di partai puncak. Andi sudah mempersiapkan anak asuhnya untuk menghadapi kemungkinan pertandingan yang ketat. 

Kedua tim memang memiliki rivalitas yang panjang. Bahkan, Kriza dan Zebaoth pernah saling menyapa di partai puncak musim 2023. 

“Buat saya, Zebaoth adalah lawan sepadan untuk ketemu di final. Kita pernah sparring sama mereka. Saat sparring itu, saya baru empat kali latihan sama Kriza. Hasil sparring-nya tentu kita dibantai. Dari situ kita belajar kekurangannya. Ya, itu yang saya perbaiki,” tuturnya.

Baca Juga: Legasi Buksi yang Masih Terjaga di DBL West Jakarta 2026

Di sisi lain, Andi juga datang dengan rekam jejak sebagai pelatih yang pernah membawa tim putri SMAN 3 Jakarta menjadi juara DBL Jakarta 2016.

Kini, hampir satu dekade berselang, Andi kembali merasakan sensasi menjadi juara. Ia pun tak menampik bahwa pencapaian tersebut turut menghadirkan nostalgia sekaligus menjadi alasan lain untuk terus mengejar prestasi.

“Sudah 10 tahun sejak saya merasakan juara bersama tim. Makanya, itu yang mau saya kejar di musim ini,” tegasnya.

Namun, cerita Kriza musim ini belum selesai. Setelah mengamankan gelar Ratu DBL West Jakarta 2026, mereka masih akan menghadapi persaingan di DBL Jakarta Championship. 

“Yang pasti, evaluasi dari game selama Jakarta Barat itu yang akan dilatih karena mereka kadang masih belum mengikuti arahan saya di lapangan. Itulah yang dievaluasi untuk di-drill dalam bentuk latihannya. Lalu, mungkin diuji coba dengan tim-tim yang mungkin bisa tim dari region South dan East karena kedua wilayah itu yang terkenal punya tim kuat. Kita mau coba keluar dari Barat untuk sparring,” tegasnya

Sebab, bagi Andi, ambisi terbesar bukan sekadar mengulang gelar. Ia ingin meninggalkan jejak yang lebih panjang bersama tim yang baru dua bulan dibangunnya

“Kalau saya dalam hidup punya prinsip selalu pengin making history buat tim saya. Kalau target saya sih pengin sampai di Fantastic Four di Championship,” tutup Andi.

DBL West Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Saat Pelatih Timnas, Andrie Ekayana Jadi ‘Ayah Biasa’ untuk Aldan Ekayana
Hasil DBL East Java-South: Kosayu, Bhawikarsu, dan Smaga Amankan Juara Grup!
Skenario DBL East Java-North: Thirteen dan Sixers Rebutan Tiket Round 2!
Para Penerima Penghargaan di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Jakarta
Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-South, Kamis, 27 Agustus 2026