Di pertandingan antara tim putri SMAN 8 Surabaya (Delapan) melawan SMAN 2 Jombang di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, ada dua sosok yang mencuri perhatian banyak orang di bangku tribun.
Mereka berdua sama-sama mengenakan jersei Delapan. Boleh jadi mereka adalah teman atau keluarga yang totalitas mendukung anak-anak Delapan berjuang di DBL Arena
Namun, jersei itu memiliki desain dan motif yang sama seperti yang Delapan pakai di lapangan. Ternyata, mereka juga terdaftar sebagai pemain Delapan pada musim ini!
Kedua sosok tersebut bernama Lintang Nuria Filzha dan Dewi Meysha Sukamto. Kehadiran mereka di tribun menyimpan cerita yang pahit. Mereka tidak bisa membantu srikandi Delapan secara langsung di lapangan karena cedera yang mereka alami.
“Aku cedera meniskus. Kalau Dewi cedera kaki saat sparing sebelum match kedua,” sebut Lintang yang mengenakan nomor punggung 0.
Baca juga: Racik Mimpi Jadi Kejayaan, Persembahan Nineteen Mania untuk Almamater
Lintang dan Dewi sebelumnya sempat turun ke lapangan dan berusaha untuk memberikan permainan yang terbaik di laga pertama Delapan pada 17 Agustus 2026. Kala itu, Lintang bermain selama 19 menit, sedangkan Dewi 7 menit.
Terkhusus untuk Lintang, kondisi kakinya jadi semakin memburuk setelah gim tersebut. “Aku cederanya sebenarnya sudah dari lama cuma ditahan-tahan. Terus kok tambah parah dan sempat bengkak? Jadi dibawa untuk fisioterapi dan ternyata tidak boleh main,” jelas Lintang.
Karena kondisi tersebut, Lintang dan Dewi mengaku sangat sedih karena tidak bisa melanjutkan perjalanan mereka bersama Delapan di DBL East Java-North 2026. Meski begitu, mereka tetap ingin memberikan kontribusi yang berarti dari tribun.
Sejak awal pertandingan, mereka berdua selalu menyoraki dan menyemangati Delapan dari jauh. Energi positif juga mereka salurkan dengan tarian dan nyanyian yang beriringan dengan Wolumania, kelompok suporter SMAN 8 Surabaya.
“Pakai jersei juga karena mau ikutan dapat feeling gimnya,” tutur Lintang.
Bermain di panggung DBL sendiri merupakan impian Lintang sejak kecil. Menurutnya, bermain di DBL Arena sudah cukup untuk membuktikan bahwa mereka layak untuk bersaing di atmosfer yang lebih tinggi.
Baca juga: Disaksikan Sang Papa, Romanus Purbodhianto Tampil All Out!
“Aku mikir kalau bisa main di DBL itu berarti tim basket kita itu sudah di ambang mampu untuk mengikuti kejuaraan basket yang besar di Surabaya,” ungkapnya.
Lintang Nuria Filzha dan Dewi Meysha Sukamto mendukung tim putri SMAN 8 Surabaya dari tribun di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North
Dewi memiliki cerita yang berbeda. Sebelum melakoni basket secara serius, ia awalnya lebih aktif dalam olahraga pencak silat. Musim ini sendiri menjadi debut bagi pemain kelas X itu untuk melantai di DBL.
“Di SMP aku akhirnya mau coba hal baru yaitu basket. Aku juga pernah cedera (dalam pencak silat), jadi sekalian coba basket dan lama-lama tertarik,” kata Dewi yang bernomor punggung 14.
Melihat perjuangan teman-teman Delapan pada musim ini, mereka berdua memiliki harapan yang sederhana, tetapi sangat berarti untuk mereka. “Semoga bisa main lebih baik, jaga komunikasi satu sama lain, tetap improve dari tahun-tahun sebelumnya,” tegas Lintang.
Sayang, perjuangan Delapan di laga ini harus berakhir dengan kekalahan. SMAN 2 Jombang menang dengan skor akhir 38-3.
Setelah pertandingan tersebut berakhir, Lintang dan Dewi langsung mengunjungi seluruh rekan-rekan setimnya dan menguatkan satu sama lain.
Delapan memang masih belum mampu meraih kemenangan. Akan tetapi, semangat dan persaudaraan yang mereka bawa dan jalani selama ini tidak akan pernah berubah sedikit pun.
“Jangan anggap kekalahan ini adalah harapan kita yang terakhir. Tetap semangat selalu untuk kedepannya. Masih ada match tahun depan, kita bisa raih gelar Round 2!” pesan Lintang untuk teman-temannya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Baca juga: Tak Biarkan Anak Berjuang Sendiri, Orang Tua Al-Hikmah Kawal dari Tribun
Profil Lintang Nuria Filzha bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)
Profil Dewi Meysha Sukamto bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)