Kamis, 3 September 2026 resmi tercatat sebagai hari penuh kenangan untuk Ahmad Raafi Ghifahri Irwansyah dan SMAN 3 Surabaya (Smaga).

Laga melawan SMAN 18 Surabaya (Wolulas) bukan hanya menjadi kesempatan terakhir mereka untuk meraih kemenangan di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, tetapi juga sebagai ajang perayaan ulang tahun ke-14 Telumania, kelompok suporter Smaga.

Ribuan siswa-siswi Smaga hadir ke DBL Arena untuk menyaksikan mereka berjuang di lapangan. Maka dari itu, tampil dengan energi dan perjuangan besar di lapangan sudah menjadi prioritas utama mereka. Demi Smaga, demi Telumania.

Pertandingan pun berlangsung intens sejak kuarter pembuka. Smaga dan Wolulas tidak pernah berhenti untuk saling membalas poin. Saat jeda pertandingan, Smaga berhasil menjaga keunggulan 5-4 atas Wolulas.

Bagaimanapun, momentum pertandingan berhasil direbut oleh Wolulas setelah itu. Mereka berhasil membukukan lima poin pada kuarter ketiga, sedangkan Smaga hanya tiga poin.

Baca juga: Dukung dari Tribun karena Cedera, Lintang dan Dewi Selalu Ada untuk Delapan

Memasuki kuarter pamungkas, Wolulas unggul 9-8. Tekanan dari intensnya laga semakin mengelilingi anak-anak Smaga.

Namun, momen-momen seperti ini justru menjadi sesuatu yang Raafi sukai. Sejak laga pertama pada musim ini, ia sudah tampil fenomenal dalam situasi krusial. Berhadapan dengan SMAN 9 Surabaya, Raafi mengoleksi 14 poin, 5 rebound, dan 4 steal

Kemudian, saat melawan SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo, performanya tetap konsisten dengan 12 poin, 4 rebound, dan 8 steal. Namun, ada satu hal yang masih belum bisa ia raih dalam kedua laga tersebut: kemenangan.

Itu akhirnya menjadi narasi yang ingin Raafi ubah di laga terakhirnya pada musim ini. Tanpa berlama-lama, ia langsung menjadi pembeda untuk Smaga pada kuarter keempat.

Dengan sisa waktu 4 menit 23 detik, Raafi berhasil memasukkan tripoin genting untuk menyamakan kedudukan (11-11). Atmosfer DBL Arena semakin memanas. Kedua tim jadi semakin ngotot untuk merebut bola dan mencetak angka. 

Baca juga: Racik Mimpi Jadi Kejayaan, Persembahan Nineteen Mania untuk Almamater

Pertandingan akhirnya harus membutuhkan babak overtime untuk menentukan siapa pemenangnya. Raafi yang selalu dikenal percaya diri akhirnya mulai merasakan sesuatu yang berbeda di laga ini.

“Pastinya tegang dan nervous. Tapi itu justru jadi semangat tambahan buat tim kami,” tutur Raafi.

Benar saja, memasuki babak tambahan tersebut, Smaga menunjukkan energi yang jauh berbeda. Permainan mereka jadi semakin tegas, khususnya di sisi defense

Setelah Jovi Prasurya Maulana berhasil melakukan steal, bola tersebut langsung diberikan kepada Raafi. Aksi fastbreak menunggu untuk dituntaskan. Melalui layup-nya, Smaga akhirnya memimpin di babak overtime.

“Di situ adrenalin langsung naik, bangga. Terus setelah aku poin, Beryl juga poin. Satu DBL Arena langsung teriak semua. Kebanggaan lah,” cerita Raafi.

Bagaimanapun, kebahagiaan Raafi harus diwarnai dengan momen yang lebih menegangkan. Sebab, ketika pertandingan tersisa 12 detik, ia harus keluar dari pertandingan karena telah mencatat lima foul

Saat itu, jarak skor pertandingan hanya tiga poin (15-12). “Deg-degan banget. Jujur aku gak tahu aku foul out ini gara-gara apa. Tapi di bench aku coba buat semangatin teman-temanku agar lebih fokus menjaga asa kemenangan hari ini,” terang Raafi.

Baca juga: Disaksikan Sang Papa, Romanus Purbodhianto Tampil All Out!

Pertandingan akhirnya berakhir dengan kemenangan Smaga (15-13). Mereka memang hanya menang sekali di DBL East Java-North 2026. Namun, itu menyimpan arti yang sangat spesial bagi mereka.

Raafi sendiri mengumpulkan 5 poin, 5 rebound, dan 4 steal di laga ini. Perolehan poinnya memang tidak sebanyak laga-laga sebelumnya. Akan tetapi, semua poin yang ia cetak itu menjadi penentu keceriaan seluruh Telumania di tribun.

“Buat gim hari ini aku coba alirin bola ke teman-temanku daripada buat diriku sendiri, dan itu berhasil untuk hari ini,” tegas Raafi.

Tim putra SMAN 3 Surabaya menyanyikan anthem bersama Telumania di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Raafi sendiri sekarang menduduki bangku kelas XII. Dengan kata lain, in juga menjadi kesempatan terakhirnya untuk melantai di DBL Arena. 

Tidak ada perasaan yang lebih baik daripada mengakhiri perjalanan di DBL dengan kemenangan manis, apalagi bertepatan dengan ulang tahun Telumania yang setia mendukungnya apa pun yang terjadi.

Kini, giliran adik-adik kelasnya yang memegang kendali untuk meneruskan perjuangannya dalam membanggakan basket Smaga. “Sering latihan, semangat terus, bawalah nama Smaga untuk meningkat di antara sekolah Surabaya dan Jawa Timur,” pesan Raafi kepada para penerusnya.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Baca juga: Tak Biarkan Anak Berjuang Sendiri, Orang Tua Al-Hikmah Kawal dari Tribun

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Preview dan Link Live Streaming Final Putra DBL East Java-South 2026
Racik Mimpi Jadi Kejayaan, Persembahan Nineteen Mania untuk Almamater
Tak Biarkan Anak Berjuang Sendiri, Orang Tua Al-Hikmah Kawal dari Tribun
Link Live Streaming Final DBL West Nusa Tenggara 2026
Kilas Balik Finalis DBL Mataram 2026: Skuad Smakerz Siap Akhiri Puasa Gelar!