Pesta juara ketiga secara beruntun! Tim putri SMAN 5 Mataram keluar sebagai juara di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Nusa Tenggara. Putri Smala -sebutan SMAN 5 Mataram- berhasil mengalahkan SMAN 1 Narmada di partai final dengan skor akhir 55-36.
Laga final DBL West Nusa Tenggara berlangsung pada Jumat, 4 September 2026 di GOR Turida Mataram. Tim putri Smala langsung tancap gas sejak kuarter awal. Mereka tak pernah dalam keadaan tertinggal sejak tepis mula.
Keunggulan terjauh putri Smala ada di kuarter ketiga. Putri Smala berhasil menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 16 poin (42-26).
Ini berbanding terbalik di kuarter pertama. Tim putri Smala hanya unggul enam poin saja (18-12).
Momentum Smala menjauhkan jarak keunggulan ada di kuarter kedua. Skuad asuhan Muhammad Syahriel berhasil mengemas 20 poin. Sedangkan tim putri Smala hanya menambah 10 poin. Jarak keunggulan ini berhasil dijaga hingga kuarter empat berakhir.
Seluruh pemain utama Smala Mataram mencatatkan namanya di lembar statistik bagian poin. Ada dua pemain yang mengemas dua digit angka. Geraldiani Patricia mencetak dobel-dobel dengan 11 poin dan 10 rebound.
Di belakangnya ada Thania Zalwah dengan tambahan 11 poin dan 5 rebound. Siti Fatimah Tuzzahrah berperan dalam mengatur serangan dan mencuri bola. Selama 24 menit, Siti Fatimah Tuzzahrah mengemas 9 poin dan 10 steal. Akurasi tembakan dua angka Smala juga berada di angka 50 persen (19/38). Bukti bahwa mereka bukan hanya cepat kala melancarkan serangan melainkan juga tenang dan tajam.
Di skuad Smanar, Kayla Cintya Dewi menjadi pengumpul angka terbanyak dengan catatan 11 poin.
Kemenangan ini membuat Smala Mataram tak terkalahkan sejak musim 2023. Skuad Smala juga berhasil mengukir sejarah baru untuk sekolah tercinta. Keberhasilan ini juga membuat Smala berhasil mengubur misi revans Smanar.
“Dari awal target kita tahun ini itu sudah pasti juara. Kita mau kasih ending yang manis buat kakak-kakak kelas 12 juga,” ungkap Noviaartikasari Devy, pemain Smala. Yup, ini jadi momen kali pertama bagi Smala bisa juara tiga musim berturut-turut. Menjadi tim putri kedua yang berhasil mengukir cerita tersebut.
“Tahun ini kita banyak anak baru. Cuman ada empat orang yang sudah ikut DBL musim lalu. Syukur bisa membangun chemistry dari awal dan bisa jadi juara bersama-sama,” ceritanya.
Ini jadi bukti bahwa meski diisi oleh wajah-wajah baru, putri Smala masih bisa mendominasi. Regenerasi mereka bisa dibilang berhasil Tinggal bagaimana putri Smala mempertahankannya untuk dua sampai tiga musim mendatang. Proficiat!
Statistik pertandingan ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).
Saksikan tayangan ulang livestream pertandingan lewat video di bawah ini: