Tantangan juara bertahan. Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East segera bergulir. Puluhan tim sedang mempersiapkan diri demi mendulang hasil positif kala melantai di Bandung Arena.
Musim ini jadi tantangan tersendiri bagi tim putra SMAN 2 Bandung. Yup, tim putra Charets -sebutan SMAN 2 Bandung- bukan hanya punya misi mempertahankan gelar juara saja. Tahun ini juga jadi pembuktian generasi baru Charets yang akan melantai di DBL West Java-East!
“Kita banyak player yang baru main perdana di DBL tahun ini. Menurutku benar-benar chemistry-nya harus kita banyakin dan bangun sih,” ungkap Marshall Farez, salah satu pemain Charets.
Ada dua pemain kelas 10 yang masuk dalam skuad Charets musim ini. Plus beberapa wajah baru yang sebelumnya tak pernah berseragam Charets di ajang DBL.
Baca juga: Menuju DBL West Java-East: Trinitas Berbenah, Menatap Kembali Partai Puncak
“Ada setengahnya itu bakalan baru main di DBL nanti, Kak. Jadinya ini harus kita matangkan betul biar bisa mempertahankan juara,” ucapnya.
Musim ini menjadi tahun terakhirnya membela sekolah tercinta di ajang DBL West Java-East. Marshall jelas nggak mau menutup masa SMA dengan tidak mempersembahkan kejayaan untuk sekolah.
“Bismillah kita mau juara. Semoga kita bisa mempertahankan gelar dan jadi juara lagi di Bandung,” terangnya.
Demi mematangkan chemistry, Marshall dan kawan-kawan punya agenda rutin sebelum dan sesudah berlatih. Nongkrong! Yup, anak-anak Charets punya tempat andalan untuk mereka bonding. Adalah Toko Marantika salah satu tempat yang terletak di Jalan Gempol.
“Biasanya kita nongkrong di daerah Gempol, nama tempatnya Marantika. Tempatnya enak terus enak dan adem juga hahahaha,” ceritanya.
Di sana, anak-anak Charets bukan sekadar membahas soal keluh kesah berlatih untuk persiapan DBL saja.
“Intinya itu kita harus sering ketemu biar saling nyatu. Kalau lagi libur ya kita tetap ada ketemu kayak nongkrong atau aktivitas olahraga bareng gitu,” terangnya.
Selain bonding, anak-anak Charets juga menjadikan beberapa turnamen untuk mengukur kemampuan mereka sebelum benar-benar terjun di DBL West Java-East.
“Kita ada program sparing juga dan sempat ikut turnamen buat belajar sama evaluasi kekurangan kita apa aja. Masih ada beberapa yang perlu dibenarkan dan akan kita maksimalkan di sisa waktu yang ada,” ujarnya.
Ini jelas jadi tantangan tersendiri bagi Charets. Sebagai juara bertahan mereka akan berjuang habis-habisan untuk menjaga piala tetap di sekolah. Charets siap mengukir kejayaan dengan generasi baru mereka. Sampai ketemu di Bandung Arena, genk!
Profil SMAN 2 Bandung bisa kalian cek di bawah ini.