SMP Xin Zhong Surabaya mengamankan kemenangan pada Junior DBL 2026 East Java North, Senin, 7 September 2026. Bermain di DBL Arena Surabaya, Xin Zhong menutup pertandingan dengan skor 28-22.
Kemenangan tersebut menjadi hasil positif bagi Xin Zhong. Namun, Lionel Ang Ni justru melihat masih ada bagian dari permainan tim yang perlu dibenahi.
"Senang, tapi kurang. Rasanya tadi kita bisa main lebih baik dan seharusnya menang lebih jauh," ujar Lionel.
Xin Zhong tidak langsung menemukan permainan terbaiknya. Mereka hanya mencetak dua poin pada kuarter pertama sebelum bangkit dengan tambahan 14 poin di kuarter kedua.
Baca juga: Bukan Soal Siapa yang Terlihat, Coach Agus Ingin Xin Zhong Bermain Bersama
Menurut Lionel, perubahan itu tidak lepas dari pertahanan Xin Zhong yang semakin rapi. Proses tersebut dibangun lewat latihan dan penyesuaian yang terus dilakukan tim.
“Kuarter satu waktu itu kita masih adjust lah, jadi mungkin defend-nya kurang. Habis itu makin lama kita latihan latihan terus, semakin keras defend-nya, terus makin rapi,” jelasnya.
Keunggulan Xin Zhong kemudian kembali mendapat tekanan pada kuarter keempat. Gloria 2 mampu mencetak 14 poin dan memangkas jarak yang sudah dibangun Xin Zhong.
Situasi itu membuat komunikasi menjadi penting. Para pemain berusaha menjaga ketenangan dan kembali fokus pada pertahanan agar keunggulan mereka tetap bertahan hingga pertandingan selesai.
“Kita komunikasi kayak mainnya lebih tenang aja, terus defend-nya dirapiin gitu. Saling help, saling main juga,” tuturnya.
Baca juga: Kecil-kecil Cabe Rawit, Aidan Ramadika Buktikan Diri untuk SMP NSA!
Lionel sendiri tampil selama 36 menit dan menjadi pencetak poin terbanyak Xin Zhong dengan 14 angka. Namun, kontribusi tersebut tidak membuatnya mengabaikan bagian permainan yang masih menjadi pekerjaan rumah.
Lionel Ang Ni (nomor punggung 30), pemain SMP Xin Zhong Surabaya, berusaha menembus pertahanan SMP Gloria 2 Surabaya pada Junior DBL 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.
Salah satunya adalah diamond press yang baru pertama kali digunakan Xin Zhong. Lionel menilai pola pertahanan tersebut masih membutuhkan banyak perbaikan agar bisa berjalan lebih rapi.
“Yang kita harus improve itu defend-nya sih. Soalnya yang kita lakukan tadi itu diamond press. Itu pertama kali kita pakai, makanya belum kayak rapi gitu,” kata Lionel.
Catatan itu menjadi bahan evaluasi bagi Xin Zhong setelah pertandingan. Lionel ingin strategi yang baru dicoba tersebut semakin matang sehingga pertahanan timnya bisa lebih konsisten pada pertandingan berikutnya.
Meski masih menyimpan evaluasi, Lionel tidak ingin kemenangan ini membuat target tim menjadi rumit. Ia hanya ingin Xin Zhong terus melangkah dengan menjaga kemenangan pada pertandingan berikutnya.
“Menang aja. Kalau bisa menang terus sampai juara,” ujarnya.
Kemenangan 28-22 akhirnya menjadi milik Xin Zhong. Tetapi bagi Lionel, hasil tersebut juga membawa satu catatan penting. Mereka masih bisa bermain lebih baik.
Baca juga: Di Balik Motto "Just Do Your Best" dan Aksi Totalitas Patrick Raynard
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil Lionel Ang Ni bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).
Hasil akhir pertandingan SMA Xin Zhong Surabaya vs SMP Gloria 2 Surabaya bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).