“Aku nggak tahu sama sekali kalau yang datang nonton itu satu keluarga besar gitu,” kata Kirana Cikal Kanahaya, pemain SMAN 2 Bandung pada ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East.

Saat sebelum bertanding pada ajang DBL West Java-East, Cikal -sapaan karibnya- memang berencana untuk menghampiri mamanya yang terpantau nribun d Bandung Arena. Rencana tersebut tidak terlaksana karena doi terlalu fokus untuk melakukan pemanasan. 

“Jadi harusnya itu aku nyamperin dulu sebelum tanding. Eh, aku lupa dan waktu masuk ke lapangan itu kaget banget, Soalnya yang nonton bukan cuman mama tapi ada keluarga yang lain,” ujarnya.

Yup, bukan cuman sang mama yang mendukung debut pertamanya melantai di DBL West Java-East. Ada juga nenek, kakek, hingga tantenya yang juga ikutan mendukung Cikal dari pinggir lapangan.

Nenek dari Cikal terpantau ikut nribun di Bandung Arena

“Wah itu sih aku kaget banget ya. Karena waktu aku lihat kayak lho kok ada nenek, terus aku lihat di tribune lho kok ada tante aku, ada sepupu aku juga hahahaha. Terharu sih sama support mereka,” ceritanya.

Menariknya, Cikal tak menyangka bahwa keluarga besarnya menyempatkan untuk menonton pertandingan SMAN 2 Bandung pada ajang DBL West Java-East.

Baca juga: Dari NBL ke DBL, Handika Priya Saputra Punya Semangat untuk Terus Belajar

Surprise deh itu, soalnya aku juga nggak dikasih tahu kalau mereka bakal nonton bareng-bareng gitu. Di bayanganku itu cuman ya mungkin mama sama adikku aja. Eh ternyata satu rombongan itu nonton semua,” terangnya.

Basket memang sudah menjadi salah satu olahraga yang dekat dengan keluarga besar Cikal. Mulai dari kakek, nenek, bahkan sampai orang tuanya juga sempat mengenal basket.

“Aku basket itu dari SD, Kak. Awalnya tuh aku renang tapi nggak yang serius gitu. Waktu disarankan mama buat basket aku sempat coba kan. Setelah pertama kali latihan itu langsung demam aku hahahahaha,” kenangnya.

Cikal lantas menambahkan, “Tapi, dari situ yang bikin aku semakin suka main basket. Karena orang-orangnya pada welcome gitu ke aku. Aku kan kalau mencoba sesuatu yang baru itu selalu takut, nah di basket ini kayak disambut baik gitu. Eh, keterusan sampai sekarang,” 

Musim ini menjadi tahun pertama Cikal melantai di Bandung Arena bersama Charets (sebutan SMAN 2 Bandung). Doi punya mimpi membawa sekolah tercinta melangkah jauh di ajang DBL West Java.

“Pastinya aku punya mimpi buat bawa sekolah ini juara di DBL. Kayak siapa sih yang nggak mau juara bareng sekolah kan. Semoga aku sama teman-teman bisa wujudkan itu,” tandasnya.

Tim putri Charets membuka perjalanan musim ini dengan manis. Charets menang 46-8 dari SMAN 8 Bandung. Seluruh pemain utama mereka mencetak angka. Terbanyak berasal dari tangan Kalinda Hauraa Iskandar dengan catatan 14 poin. Di belakangnya ada nama Kayla Alisya dengan raihan 11 poin. Kemenangan ini membuat Charets bertemu SMA 1 BPK Penabur Bandung di babak delapan besar.

Profil SMAN 2 Bandung bisa kalian cek di bawah ini.

Populer

Drama Dua Overtime Antar Putri Sanur Jadi Juara Baru DBL Central Jakarta
Dari Kartini Hingga Angkot, Uniknya Konsep AQUA DBL Dance 2026 South Sumatra!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Java-East, Rabu 16 September 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-North 2026, Rabu 16 September 2026
Hasil DBL South Sumatra: Maitreyawira Tolak Revans, Sang Juara Nyaris Pulang!