Ya anak basket, anak OSIS, anak marching band. Tiga kegiatan itu sudah dan sedang dijalani oleh Tansiha Sharliz, pemain SMPN 2 Bandung. Apalagi saat ini ia juga duduk di bangku kelas 9 SMP yang membuatnya harus pintar-pintar mengatur waktu untuk mempersiapkan diri sebelum beranjak ke SMA.

Belum lagi nama Sharliz -sapaan karibnya- juga terdaftar sebagai pemain SMPN 2 Bandung yang berlaga di Junior DBL Bandung 2026.

Tim putri SMPN 2 Bandung berhasil mengemas kemenangan dan melesat ke babak final Junior DBL Bandung 2026. Kepastian ini didapat setelah mereka berhasil meraih kemenangan ketika melawan SMP 1 BPK Penabur Bandung dengan skor 48-23.

Sharliz menjadi pengumpul angka terbanyak dengan raihan 13 poin.

“Pastinya senang ya main di Junior DBL. Apalagi ini tahun terakhir aku dan sudah sesuai ekspektasi aku kalau vibes-nya keren banget. Ini bikin aku pengin main DBL nanti waktu SMA,” ungkapnya.
Yup, mimpi tersebut mulai tumbuh ketika dirinya melantai di Bandung Arena. Bahkan, Sharliz sudah punya bayangan akan seperti apa suasana arena ketika ia melantai di DBL West Java-East tahun depan.

“Di bayangan aku akan lebih seru ya. Karena kan levelnya sudah SMA. Sekarang aku mau fokus bawa sekolahku juara dulu,” ujarnya.

Di luar lapangan, Sharliz dikenal sebagai salah satu anggota ekstrakurikuler marching band. Selain itu, ia juga aktif menjadi salah satu anggota OSIS SMPN 2 Bandung!

“Selain main basket aku tuh juga anak OSIS, anak marching band juga. Kebayang kan bagaimana itu sibuknya. Tapi, aku enjoy karena dari situ aku punya skill mengatur waktu antara tiga hal tersebut.

Sharliz lantas membagikan cerita bagaimana ia harus beradaptasi dengan banyaknya kegiatan yang ia ikuti walau masih duduk di bangku kelas 9 SMP.

“Jadi kalau misal ada jadwal latihan sama ada kegiatan OSIS yang barengan gitu. Aku sempatkan latihan dulu terus aku ikut kegiatannya. Mungkin waktu SMA nanti akan jauh lebih susah. Tapi kan aku sudah terbiasa dari SMP,” terangnya.

Sharliz sendiri mulai menekuni basket sejak berada di sekolah dasar. Adalah sang ayah yang membuatnya mencintai olahraga tersebut, “Aku anaknya suka yang olahraga gitu. Tapi, awalnya aku nggak terlalu suka main basket. Gara-gara lihat papa aku main jadinya aku tertarik buat coba. Eh, keterusan sampai sekarang deh,” ceritanya.

Baca juga: Falisha-Farisha dan Dukungan Sang Ibu di Junior DBL 2026 Bandung

Kepada DBL Play, Sharliz menitipkan pesan untuk dirinya. Pesan pengingat agar tetap terus memainkan basket dan nggak cepat puas dengan pencapaian yang sudah dan akan diukir.

“Percaya aja sama diri sendiri. Nikmati setiap prosesnya jangan takut dan pokoknya tetap main basket ya,” tandasnya.

Kemenangan SMPN 2 Bandung membuat mereka akan tampil di babak final Junior DBL Bandung 2026.

Populer

Mimpi Kecil Kenneth Christian Main di DBL West Java-East Akhirnya Terwujud!
Jadwal Opening Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi
Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-North 2026, Jumat 18 September 2026
Hasil DBL South Sumatra: Penantian Tembesu dan Final Ulangan Sektor Putri!
Fahar Andhikara dan Bekal dari DBL Camp untuk Musim Terakhirnya di DBL Bandung