ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Ekspresi bahagia Kenneth Christian ketika berhasil mencetak tembakan tiga angka

Penantian setahun dibayar dengan permainan gemilang oleh Kenneth Christian Satia, pemain SMA 1 BPK Penabur Bandung.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East menjadi tahun pertama Kenneth melantai di Bandung Arena. Sejatinya doi punya kesempatan untuk memulai perjalanan tersebut pada musim lalu. Saat ia masih duduk di bangku kelas 10 SMA. Berlaga di DBL West Java-East bahkan sudah masuk dalam salah satu mimpi kecilnya ketika memulai basket.

“Siapa sih yang nggak mau buat main di DBL ya. Walaupun pas SMP aku nggak pernah nonton atau ngerasain hype-nya. Alasanku pilih SMAK ya biar aku bisa main di DBL,” ujarnya.

Sayang, Kenneth baru bisa memulai debutnya saat ia masuk ke kelas 11 SMA. Bukan, bukan karena cedera yang membuatnya harus menunggu satu tahun lamanya.

“Aku sudah menunggu banget main di DBL itu dari tahun lalu. Bahkan, aku sudah semangat banget itu. Tapi kan tahun lalu aku nggak terpilih tim. Sedih sih waktu itu cuman aku coba ambil sisi positifnya,” ungkapnya.

Hal positif yang dimaksud oleh Kenneth adalah ia punya waktu lebih lama untuk mempersiapkan diri lebih baik dan lebih matang ketika nanti namanya terpanggil dan masuk dalam daftar skuad SMAK.

Baca juga: Fahar Andhikara dan Bekal dari DBL Camp untuk Musim Terakhirnya di DBL Bandung

“Aku ngerasa tahun lalu aku masih kurang. Itu yang bikin aku termotivasi lagi buat terus latihan biar tahun ini aku bisa terpilih masuk ke tim dan main di DBL. Syukur tahun ini aku bisa debut dan bisa bawa sekolah terus menang di DBL-nya,” ucapnya.

Perjalanan Kenneth mengenal basket terbilang baru kemarin sore. Ia benar-benar mulai menekuni basket ketika duduk di bangku kelas 2 SMP. Sebelumnya, Kenneth terbilang aktif di dunia bulu tangkis. Beberapa kali mengikuti perlombaan.

“Aku itu sebelum basket sempat fokus ke bulu tangkis. Lumayan serius juga sampai ikut lomba-lomba. Kenal basket itu gara-gara waktu itu di SMP aku ada event basket. Terus aku fomo buat ikut mencoba. Eh, sampai sekarang keterusan,” terangnya.

Kedua orang tuanya benar-benar mendukung pilihan Kenneth. Meski beralih dari bulu tangkis ke basket, orang tuanya hanya mengingatkan Kenneth dalam satu hal.

“Orang tua aku tuh cuman bilang kalau suka di satu olahraga harus serius. Jangan setengah-setengah pokoknya,” imbuhnya.

Pada perjalanan tahun pertamanya, Kenneth berhasil membuktikan diri. Salah satunya pada laga SMAK melawan SMA BPI Bandung yang berhasil dimenangkan oleh SMAK dengan skor akhir 54-22. Pada laga tersebut, Kenneth berhasil menjadi pengumpul angka terbanyak dengan raihan 13 poin. Kenneth memasukkan 4 dari 7 kesempatan menembak dua angka.

Baca juga: Ada Dukungan Sekolah dan Alumni di Balik Perjalanan Tim Basket Arzenic

“Bisa main di DBL ini memang jadi salah satu mimpi aku dari awal main basket. Kayak akhirnya aku bisa main di tahun ini walau tahun ini bukan tahun pertamaku di SMA. Pastinya aku bersyukur sekali,” tandasnya.

Selanjutnya tim putra SMAK akan bertemu dengan pemenang antara laga SMA kalam Kudus Bandung melawan SMAN 2 Bandung di babak delapan besar.

Profil Kenneth Christian bisa kalian cek di bawah ini.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS