Senin, 21 September 2026 merupakan hari yang spesial untuk Hafidz Mochamad Fawwaz Karyoto.
Pemain SMAN 3 Kota Depok (Smanti) itu bukan hanya berhasil membawa sekolahnya jadi juara AZA 3X3 Competition 2026 West Java-West. Namanya juga dinobatkan sebagai MVP di ajang ini!
Ini juga sekaligus menjadi pertama kalinya Smanti berpartisipasi di AZA 3X3 Competition West Java-West. Dalam total empat pertandingan pada musim ini, Hafidz sering memberikan kontribusi terbanyak di lapangan.
Di laga melawan Global Prestasi School Bekasi dan SMAN 3 Bogor, Hafidz berhasil mencetak tiga poin. Kemudian, di partai puncak melawan SMAN 5 Bogor, permainannya semakin menggila dengan tujuh poin. Itu merupakan setengah dari perolehan poin Smanti Depok secara keseluruhan (14) di pertandingan tersebut.
Tripoin selalu menjadi senjata utama Hafidz selama melantai di GOR Pajajaran Kota Bogor pada musim ini. Bahkan, ia bisa memasukkan total tiga tripoin di laga melawan SMAN 5 Bogor tersebut.
Baca juga: Deretan Penerima Penghargaan DBL West Java-West 2026!
“Pastinya senang, tapi menurut saya MVP itu bonus dari Tuhan dan hadiah dari kerja keras saya,” sebut Hafidz.
Kejuaraan ini juga akan menjadi kenangan yang tidak terlupakan untuk Hafidz. Sebab, mereka telah mengorbankan banyak hal dan mengerahkan seluruh tenaga untuk membawa bangga Smanti Depok di DBL West Java-West 2026.
“Sudah cukup lama kami tidak memberikan prestasi ke sekolah. Saya juga merasa gimnya seru dan hampir kekejar. Alhamdulillah kami mendapatkan momentum untuk menjauh,” jelas Hafidz.
Hafidz Mochamad Fawwaz Karyoto mengendalikan bola untuk SMAN 3 Kota Depok di Final Party AZA 3X3 Competition 2026 West Java-West
Musim ini juga sebenarnya bukan pertama kalinya Hafidz melantai di panggung DBL West Java-West. Pada 2024, saat masih menduduki bangku kelas X, ia turut membela Smanti Depok dalam kompetisi lima lawan lima.
Namun, karena Smanti Depok tidak mengirimkan tim lima lawan lima pada musim lalu, mereka akhirnya harus menunggu di Waiting List tahun ini.
Semangat juang dan mental kompetitif Hafidz serta teman-temannya akhirnya mendorong mereka untuk mendaftar AZA 3X3 Competition 2026 West Java-West
Baca juga: Sempat Tertinggal 15 Poin, GPS Bekasi Rebut Takhta DBL West Java-West Lagi!
“DBL itu menurut aku adalah ajang yang bergengsi di Indonesia. Kalau emang aku main di DBL, aku harus all in 100 persen,” tegas Hafidz.
Demi tampil maksimal di lapangan, Hafidz dan Smanti Depok telah berlatih sebanyak tiga sampai empat kali dalam seminggu. Ada juga tambahan latihan fisik di sela-sela aktivitas mereka.
“Yang dilatih adalah pattern, positioning, dan finishing karena 3X3 adalah gim yang sangat membutuhkan chemistry dan di lapangan juga kita tanpa pelatih,” sebut Hafidz.
Bukan hanya itu, Hafidz juga telah menanamkan mindset yang kuat selama membela Smanti Depok di lapangan.
“Harus menang mau bagaimana pun caranya. Aku lebih fokus ke diri sendiri dan tim daripada mikirin tim lawan, alhasil aku bisa main lebih bagus,” ungkapnya.
Hafidz berharap pencapaian Smanti Depok tidak berhenti sampai di sini saja. Ia ingin mereka terus melangkah lebih tinggi pada kesempatan-kesempatan berikutnya.
“Kita sudah fokus untuk memperebutkan, tapi mempertahankan juara. Karena yang kita tahu mempertahankan itu sulit,” tutupnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Baca juga: Smanti Depok Sabet Gelar Juara Perdana AZA 3X3 Competition West Java-West!