Memasuki kuarter pamungkas, papan skor justru menunjukkan persaingan yang semakin ketat. Baru 13 detik berjalan, SMA Perguruan Rakyat 2 Jakarta berhasil menyamakan kedudukan menjadi 23-23 atas SMA Diponegoro 1 Jakarta.
Pertarungan kedua tim memang langsung menyuguhkan tensi tinggi di hari pertama Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta, Selasa, 22 September 2026.
Diponegoro 1 yang sempat nyaman berada di atas angin mulai mendapat tekanan. Perguruan Rakyat 2 perlahan mengambil momentum dan terus menjaga keunggulan tersebut hingga waktu pertandingan menyisakan empat menit.
Diponegoro 1 pun tak tinggal diam. Ketika laga memasuki 2 menit 17 detik terakhir, Rafie Ramdhanyran Ali menciptakan momentum dengan kembali membawa timnya menyamakan kedudukan menjadi 27-27.
Aksi tersebut menjadi titik balik bagi Diponegoro 1 untuk kembali menjauh. Perguruan Rakyat 2 terus mencoba mengejar hingga akhir laga, tetapi Diponegoro 1 akhirnya mampu mengamankan kemenangan dengan skor 35-30.
Baca Juga: Mengenal Format Baru Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship
Rudy Hartanto, Asisten Pelatih Diponegoro 1, tak menampik kalau timnya membawa pulang catatan panjang yang perlu dibenahi untuk menyambut laga mendatang.
“Mereka harus lebih tenang lagi, mainnya jangan terlalu terburu-buru. Mereka juga harus tahan emosi,” buka Rudy, sapaan karibnya.
Tempo permainan yang cenderung tergesa-gesa ternyata memiliki alasan tersendiri. Komposisi skuad Diponegoro 1 musim ini yang mayoritas dihuni wajah-wajah baru menyumbang salah satu faktor yang cukup berpengaruh.
“Mereka masih belum terbiasa bertanding di level permainan seperti ini. Tadi waktu saya pegang tangannya pada dingin, terus mukanya pada pucat,” sambungnya.
Tak hanya soal komposisi tim, Rudy juga mengungkap bahwa persiapan yang dilakukan menjelang pertandingan turut menghadirkan tantangan tersendiri bagi Diponegoro 1.
Baca Juga: Quadruple Record! Indonesia Arena Kembali Jadi “Rumah” Final DBL Jakarta
Sejak tahun ajaran baru, Rudy bersama anak-anak didiknya selalu menggelar latihan yang rutin berlangsung selama empat kali dalam sepekan. Namun, satu minggu menjelang DBL East Jakarta 2026 berlangsung, para penggawa Diponegoro 1 harus melakukan penyesuaian karena tengah menjalani masa ujian sekolah.
“Mereka harus latihan individu, jadi kita lakukan conditioning masing-masing,” ujar Rudy.
Musim ini menandai kali ketiga Diponegoro 1 mewarnai persaingan DBL East Jakarta. Berkaca pada musim lalu, mereka mampu melangkah hingga babak Big Eight. Kini, Rudy datang dengan ambisi yang lebih besar.
“Pasti maunya sampai final, apalagi ada kelas XII juga yang sudah tahun terakhir. Tapi kalau secara target, harusnya kita bisa sampai Fantastic Four,” pungkasnya.
DBL East Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)