Ada sosok yang familier dalam tim dance SMAN 1 Kasihan (D’Divas) di AQUA DBL Dance 2026 D.I Yogyakarta. 

Menjelang akhir penampilan, ada satu dancer yang berperan sebagai Nyi Roro Kidul. Ia duduk di sebuah kursi yang megah sembari memegang tongkat kerajaan. Ia pun dikelilingi oleh sebuah naga, mempertegas auranya sebagai Ratu Pantai Selatan. 

Ternyata, dancer tersebut adalah Maria Aurora Princesza Leticia, salah satu pemeran film Badarawuhi di Desa Penari yang pertama kali tayang pada 2024 lalu!

Cewek yang berperan sebagai Inggri muda itu kini menduduki bangku kelas X di SMAN 1 Kasihan. Artinya, musim ini juga sekaligus debutnya tampil bersama D’Divas di panggung AQUA DBL Dance.

“Seru banget! Ini emang udah cita-cita aku. Dari SMP aku sudah berharap banget untuk bisa ikut dance DBL saat SMA,” sebut Leticia.

Leticia sendiri mengaku sempat merasa gugup sebelum memberikan penampilan pertamanya. Sebab, ia langsung dipercaya untuk menjadi icon dari konsep yang mereka bawa pada musim ini.

Meski begitu, Leticia sangat berterima kasih karena telah diberi kepercayaan tersebut oleh teman-temannya. “Di sini orang-orangnya tuh keren dan baik semua. Aku juga bersyukur banget karena penampilan kemarin berjalan lancar dan kami bisa memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

Baca juga: Mimpi Besar Nizam yang Sempat Diragukan Kini Menjadi Kenyataan di DBL Dance

Menari sudah menjadi salah satu kegiatan favorit Leticia sejak kelas I SD. Bagaimanapun, ia juga telah berkecimpung dalam dunia film sejak usianya masih 2 tahun. “Tapi habis itu benar-benar berhenti gitu dan dilanjut dengan modelling dan dance,” jelas Leticia.

Leticia akhirnya kembali bermain film saat kelas V SD setelah mendapatkan tawaran dari seorang sutradara untuk produksi film pendek di YouTube. Ia akhirnya merasa bahwa menjadi seorang aktris juga tidak kalah menarik.

“Kok acting nih seru banget ya? Akhirnya dari situ aku mulai ngelanjutin main film dengan casting-casting,” ceritanya.

Maria Aurora Princesza Leticia saat menjalani roadshow di Yogyakarta (kiri) dan saat berfoto di sebelah poster film terbarunya (kanan) (Foto: dokumentasi pribadi Maria Aurora Princesza Leticia)

Seiring berjalannya waktu, Leticia akhirnya mencapai sebuah titik yang membuat reputasinya semakin impresif dalam dunia film, yaitu dipercaya untuk menjadi Inggri muda di film Badarawuhi di Desa Penari.

“Itu jadi film favorit karena itu first time aku jadi talent di film bioskop, dan di situ aku benar-benar dapat treatment yang baik banget. Syutingnya sekitar semingguan,” jelas Leticia.

Nama Leticia pun juga berhasil masuk dalam daftar Top 10 Asmara Gen Z (AGZ) Mencari Bintang WOW pada tahun yang sama. 

Kemudian, film MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula yang tayang perdana pada 6 Agustus 2026 lalu juga menjadi sesuatu yang tidak akan pernah dilupakan oleh Leticia. Sebab, kala itu ia berperan sebagai Kirana, salah satu tokoh utama dalam film tersebut. 

Baca juga: Merawat Alam dan Menghidupkan Zaman di AQUA DBL Dance D.I Yogyakarta

“Di film itu aku benar-benar enjoy terutama karena banyak teman-teman yang sebaya gitu,” tegas Leticia.

Perjalanan Leticia itu diwarnai dengan sejumlah tantangan. Ia dituntut untuk belajar mengatur waktunya dengan baik. Ada momen ketika ia harus menjalani syuting dan mengerjakan TKA dan TKAD pada kurun waktu yang sama. Leticia harus bolak-balik dari Yogyakarta ke Jakarta.

“Menurut aku lebih ke niat dari diri sendiri. Puji Tuhan saat SMP kemarin aku meraih nilai TKA dan TKAD terbaik ketiga di sekolah,” sebut Leticia.

Penampilan Maria Aurora Princesza Leticia bersama tim dance SMAN 1 Kasihan di AQUA DBL Dance 2026 D.I Yogyakarta

Kini, Leticia ingin menghidupkan kembali mimpinya untuk menjadi seorang dancer. AQUA DBL Dance 2026 D.I Yogyakarta akhirnya menjadi tempat yang nyaman untuk mewujudkan hal tersebut.

“Aku juga mau menikmati masa SMA dengan kegiatan yang positif. Jadi begitu masuk D’Divas ini aku benar-benar senang,” ucap Leticia dengan penuh antusias.

Keinginan Leticia ini pun didukung penuh oleh seluruh keluarganya. Sebab, menurutnya, bakat dan seni yang ia miliki merupakan turunan dari kedua orangtua.

“Orangtua aku selalu mengikuti ke mana pun aku pergi. Bahkan saat tampil dance kemarin papi, mami, nenek, dan bude aku ikut semua,” sebut Leticia.

Musim ini, Leticia dan D’Divas memiliki satu mimpi besar yang ingin digapai bersama-sama. Mereka berharap agar penampilan mereka layak untuk membuat mereka menjadi bagian dari Top 10 AQUA DBL Dance 2026 D.I Yogyakarta.

Terus berjuang meraih impian, Leticia dan D’Divas!

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Baca juga: Warna Nusantara Hiasi Panggung AQUA DBL Dance 2026 D.I. Yogyakarta

Profil dancer ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Kisah Prestasi Gichelle Stefany, dari Arena Es ke Panggung AQUA DBL Dance
Jadwal dan Link Live Streaming DBL D.I Yogyakarta 2026, Rabu, 30 September 2026
Kisah Chalfarra Graciela, Dancer SMAN 1 Purworejo Pemilik Segudang Prestasi
Nicholas Kenzo Masih Ingin Berbenah Usai Bawa Sinlui ke Final
Hasil DBL East Java-North: SCS-Gloria 1 Beralih ke If Necessary Game!