ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Penampilan Muhammad Nizam Ramadhan bersama tim dance SMAN 1 Sewon di AQUA DBL Dance 2026 D.I Yogyakarta

Menjadi seorang dancer sudah lama menjadi mimpi terbesar Muhammad Nizam Ramadhan.

Sejak kecil, Nizam sudah memiliki ketertarikan terhadap dunia menari. Meski hanya sekedar mengikuti irama atau mencoba gerakan-gerakan sederhana, Nizam tetap merasa bahwa menari merupakan sesuatu yang tidak bisa lepas darinya.

Seiring berjalannya waktu, Nizam mulai mengenal dunia K-pop. Tarian para idol K-pop yang dinamis dan penuh energi akhirnya mendorong rasa penasarannya terhadap dance.

“Aku mulai mencari tahu, mempelajari berbagai gerakan, menonton banyak penampilan, dan mencoba menirunya sedikit demi sedikit,” sebut Nizam.

Setelah mendalami semua hal tersebut, dance semakin menjadi bagian dalam hidup Nizam. Ia juga ingin menjadi seorang dancer dan memberikan penampilan yang sama indahnya seperti para idol K-pop.

Mimpi tersebut awalnya Nizam usahakan dalam langkah-langkah sederhana. Saat SMP, ia hanya ikut kelas-kelas dance dan belajar menari secara mandiri di rumah.

Baca juga: Experience DBL Camp Jadi Bekal Kenzo untuk Bersinar sebagai Rookie Budi Utama

Bagaimanapun, orang-orang di sekitar Nizam sempat meragukan keinginannya untuk menjadi seorang dancer. Tidak jarang mimpinya itu dianggap sebelah mata.

“Karena anak cowok dance masih asing dan aneh di mata anak-anak yang mandang gender banget,” sebutnya.

Meski begitu, Nizam selalu berpegang pada prinsip dan keyakinannya ketika harus menghadapi banyak tantangan dalam hidupnya. Semua itu justru menjadi pemantik agar ia bisa melangkah lebih baik lagi.

“Selama seseorang masih mau berusaha, tidak ada mimpi yang benar-benar mustahil. Mungkin jalannya panjang dan penuh keraguan, tetapi setidaknya aku ingin mencoba berjalan ke arah yang kuinginkan,” jelas Nizam.

Nizam kemudian terus mempelajari dance secara konsisten. Salah satu anggota TWS, Han Jihoon, menjadi salah satu inspirasinya. “Ia bukan hanya seorang dance yang hebat, tetapi juga seseorang yang membuatku semakin tertarik untuk terus belajar,” ungkap Nizam.

Detail-detail yang sebelumnya tidak dipahami oleh Nizam seperti body control, ekspresi, freestyle, hingga bagaimana sebuah tarian bisa memiliki karakter dan emosi akhirnya dapat ia pelajari secara perlahan.

“Aku belajar bahwa dance bukan sekadar menghafalkan gerakan dan mengikuti musik. Ada rasa, karakter, dan cerita yang ikut disampaikan melalui setiap gerakan,” tegas Nizam.

Baca juga: Dari Batik-Merapi, Ini Kekayaan Indonesia di AQUA DBL Dance 2026 D.I Yogyakarta

Meski performanya masih belum sempurna, itu bukan menjadi masalah bagi Nizam. Sebab, setiap kali ia mencoba, selalu ada sesuatu yang bisa dipelajari untuk kedepannya.

Kesempatan emas untuk mewujudkan mimpi itu akhirnya muncul di bangku SMA.

SMAN 1 Sewon

Penampilan Muhammad Nizam Ramadhan bersama tim dance SMAN 1 Sewon di AQUA DBL Dance 2026 D.I Yogyakarta

Masih menduduki bangku kelas X di SMAN 1 Sewon, Nizam langsung bergabung dengan tim dance mereka, Echidna. “Di sini aku mendapatkan ruang untuk terus menari, belajar, berlatih, dan berkembang bersama orang-orang yang memiliki semangat yang sama,” jelasnya.

Ambisi Nizam kemudian semakin berapi-api setelah ia mengetahui ada proses rekrutmen untuk tampil di panggung AQUA DBL Dance D.I Yogyakarta 2026. Ia langsung menggali banyak informasi untuk memahami kemeriahan gelaran tersebut.

“Awalnya aku merasa senang sekaligus kaget karena ternyata ada ajang yang benar-benar memberikan ruang bagi anak muda untuk menampilkan dan mengekspresikan bakat dance mereka,” ceritanya.

Setelah itu, Nizam langsung bersikeras untuk latihan dan memberikan hasil yang memuaskan selama proses seleksi tim. Bahkan, ia cuma memiliki waktu sehari saja untuk menghafal koreografi dalama seleksi itu. “Benar-benar seseru itu hafalin gerakan dalam sehari. Alhamdulillah aku lolos buat ikut DBL Dance tahun ini,” ucap Nizam.

Baca juga: Dari Alam hingga Budaya, Ini Cerita Indonesia di AQUA DBL Dance D.I Yogyakarta

Perasaan Nizam tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata setelah dinyatakan lulus untuk bergabung dalam tim. “Dari situlah aku merasa bahwa mungkin ini adalah awal dari perjalanan yang selama ini aku cari di dunia dance,” tegasnya.

Nizama pun tidak hanya belajar untuk menguasai koreografi bersama Echidna. Mereka juga saling mendukung, menguatkan, dan tumbuh bersama. 

“Ada lelah setelah latihan, ada gerakan yang sulit dikuasai, ada kesalahan yang harus diperbaiki, tetapi semuanya terasa lebih ringan karena kami menjalaninya bersama,” ungkap Nizam.

Nizam dan Echidna akhirnya tampil di AQUA DBL Dance 2026 D.I Yogyakarta pada Senin, 28 September 2026. Kala itu, mereka berhasil memberikan penampilan yang fenomenal saat jeda pertandingan ketika tim putri SMAN 1 Sewon berhadapan dengan SMAN 2 Bantul.

“Seru banget! Nampol habis. Rasanya puas dan senang banget bisa jadi salah satu orang yang tampil di ajang dan GOR sebesar ini,” cerita Nizam.

Ia juga menjadi pengalaman yang tidak akan ia lupakan sepanjang hidupnya. Sebab, melalui AQUA DBL Dance 2026 D.I Yogyakarta, ia berharap agar jalannya untuk meraih prestasi di dunia dance semakin terbuka.

Baca juga: Deretan Penampil Opening AQUA DBL Dance 2026 D.I Yogyakarta

SMAN 1 Sewon

Penampilan Muhammad Nizam Ramadhan bersama tim dance SMAN 1 Sewon di AQUA DBL Dance 2026 D.I Yogyakarta

Lebih lanjut, Nizam juga bisa sampai di titik ini berkat kedua orangtuanya. Meskipun mereka tidak bisa menyaksikan debutnya secara langsung, mereka tetap memberikan doa yang terbaik untuk sang anak.

“Ayah kerja dari sore sampai malam. Kebetulan ayah aku juga cuma jadi tukang parkir. Ibu tidak bisa pergi jauh-jauh karena pernah kecelakaan dan cedera jadi masih belum kuat,” tutur Nizam.

Kedua orangtua Nizam akan selalu memberikan dukungan penuh terhadap setiap hal positif dan bermanfaat yang dilakukan Nizam. Bagi Nizam, mereka adalah support system utamanya.

“Mereka bisa kasih aku uang untuk jahit kostum, bikin properti, dan bayar pelatihan aku. Saat kebutuhan yang memang baru dan banyak, mereka selalu sempatkan buat kasih aku uang untuk itu,” ceritanya.

Saat kecil, Nizam hanya bisa melihat dance dari layar dan bermimpi agar bisa menjadi bagian dari dunia tersebut. Kini, ia perlahan mulai merasakan seperti apa rasanya benar-benar berdiri di dalamnya.

Nizam pun tidak ingin berhenti sampai di sini. Perjuangannya masih panjang untuk terus mengembangkan talentanya dalam dunia dance. Masih ada banyak hal yang dapat ia pelajari kedepannya.

“Dance adalah bagian dari perjalanan untuk mengenal diriku sendiri tentang keberanian untuk bermimpi, keberanian untuk mencoba, dan keberanian untuk terus bergerak meski belum tahu akan sampai mana,” tutup Nizam.

Selama musik masih terdengar di telinganya, Nizam masih ingin terus menari.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Baca juga: Tahun Pertama Bersama Olifant, Coach Tonggo Ingin Tanam Standar Tinggi

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS