Tim putri SMA Stella Duce 2 Yogyakarta (Stero) sudah lama tidak merasakan euforia pertandingan basket lima lawan lima di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta.
Sebelum musim ini, pertandingan terakhir mereka tercatat pada musim 2022. Kala itu, mereka mencatat rekor menang kalah 1-1. Stero berhasil mengungguli SMAN 2 Bantul dengan skor 14-4, tetapi kemudian harus menelan kekalahan dari SMAN 3 Yogyakarta dengan skor akhir 17-11.
Dengan kata lain, putri Stero telah absen selama 4 tahun di panggung lima lawan lima DBL D.I Yogyakarta.
Mereka pun harus melalui perjuangan panjang untuk kembali. Setelah tidak mengirim tim pada 2023, Stero akhirnya mencoba untuk bergabung dalam ajang AZA 3X3 Competition D.I Yogyakarta pada musim berikutnya.
Michelle Kohinoor merupakan salah satu pemain yang menjadi saksi perjalanan putri Stero menuju kebangkitan. Ia turut bergabung dalam skuad 3X3 pada musim 2024 itu. Michelle dan Stero harus berhenti di babak Big Eight.
Baca juga: Cerita yang Tak Lekang Zaman di AQUA DBL Dance 2026 D.I Yogyakarta
“Awalnya ikut 3X3 karena pengin coba dapat pengalaman baru. Dari situ kita akhirnya ada ambisi untuk selalu coba ikut 3X3 DBL, siapa tahu nanti bakal dikasih lebih sama Tuhan,” sebut Michelle.
Michelle dan Stero kemudian mencoba untuk mendaftar tim lima lawan lima pada 2025. Sayang, mereka masih belum bisa mendapatkan kesempatan itu. Michelle kemudian kembali mengajak teman-temannya untuk membuktikan potensi mereka di AZA 3X3 Competition.
“Mereka juga semangat dan ada kemauan, jadi murni kerja sama tim,” tegas Michelle.
Putri Stero selalu datang dengan motivasi yang kuat. Apa pun risikonya, mereka akan terus berusaha untuk. Berbagai tantangan akhirnya harus dihadapi demi memenuhi tujuan mereka.
“Dari kesiapan mental, kondisi fisik, lalu belajar lebih konsisten juga. Dari tantangan-tantangan itu kami sudah belajar banyak hal,” jelas Michelle.
Segala hal tersebut akhirnya membuahkan hasil yang baik. Di gelaran 3X3 musim lalu, putri Stero berhasil melangkah mulus ke babak final. Bahkan, mereka akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan SMAN 1 Depok dengan skor telak 7-1.
Baca juga: Putri Stero dan Putra Cahaya Bangsa Utama Jadi Juara AZA 3X3 Competition Yogya!
Selain Michelle, ada juga Kezia Juniati Bubun, Natalia E V Mutkon, dan Daniela Diestny Mandabajan yang turut membela putri Stero saat itu. Kini, mereka semua akhirnya bisa merasakan bermain dalam kompetisi lima lawan lima DBL D.I Yogyakarta!
Natalia (nomor punggung 5), Kezia (nomor punggung 29), Michelle (nomor punggung 9), dan Daniela (nomor punggung 7) berfoto bersama usai bertanding di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta
“Last year aku akhirnya dapat kesempatan buat main lima lawan lima. Senang banget karena buat sampai sekarang ini perjalanannya susah dan gak mudah,” ungkap Michelle.
Bagaimanapun, putri Stero tetap merasa gugup sebelum memulai laga perdana mereka pada musim ini. Kendati demikian, mereka berhasil memanfaatkan rasa gugup itu menjadi sebuah energi yang menghidupkan semangat tim.
“Saat gim jujur waktu kayak berjalan cepat banget. Pada kuarter pertama juga kita belum adaptasi sama bolanya tapi beruntungnya kita lumayan cepat adaptasinya,” tambah Michelle.
Sebagai seorang kapten, Michelle juga memahami betul tugasnya di lapangan. Ia tidak berhenti memberi dorongan kepada rekan-rekan setimnya agar mereka tetap bermain rapi sekaligus menikmati momen di lapangan.
“Aku bilang, ‘Berikan yang terbaik. Sisanya Tuhan yang atur’. Terus saat warming up aku juga semangatin teman-teman jadinya mereka lumayan berkurang groginya,” tutur Michelle.
Baca juga: Princesza Leticia, Aktris Badarawuhi di Desa Penari yang Bersinar di DBL Dance!
Putri Stero akhirnya berhasil membawa pulang kemenangan manis dalam laga pertama mereka di DBL D.I Yogyakarta 2026. Berhadapan dengan SMAN 6 Yogyakarta, mereka tampil mentereng dengan skor akhir 29-12.
Kezia memimpin penyerangan Stero dengan 11 poin, disusul Michelle dengan 9 poin dan Natalia dengan 6 poin.
“Overall sudah oke tapi masih banyak yang perlu kita kembangin lagi kedepannya,” sebut Michelle.
Perjalanan putri Stero di DBL D.I Yogyakarta 2026 akan kembali berlanjut pada 1 Oktober 2026. Mereka akan berhadapan dengan SMAN 8 Yogyakarta untuk memperebutkan tiket menuju Playoffs.
Selamat datang kembali, putri Stero!
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Baca juga: Merawat Alam dan Menghidupkan Zaman di AQUA DBL Dance D.I Yogyakarta
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)