Indonesia menyimpan begitu banyak cerita. Ada yang lahir dari kekayaan alamnya, ada pula yang terus hidup lewat legenda yang diwariskan dari generasi ke generasi. Menariknya, cerita-cerita tersebut tak pernah benar-benar berhenti di masa lalu. Selalu ada cara baru untuk menghidupkannya kembali.
Panggung AQUA DBL Dance 2026 D.I. Yogyakarta menjadi salah satu tempatnya. Laut Nusantara yang menyimpan kehidupan di bawah permukaan, kisah Roro Jonggrang yang lekat dengan Candi Prambanan, hingga legenda Dewi Kadita hadir dalam interpretasi yang berbeda lewat gerak dan koreografi.
SMAN 10 Yogyakarta mengajak penonton menyelami keindahan sekaligus menjaga kehidupan bawah laut. SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta memilih menengok kembali legenda yang begitu dekat dengan tanah Yogyakarta melalui kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso. Sementara SMAN 1 Kasihan membawa nuansa mistis lewat perjalanan Dewi Kadita hingga menjadi penguasa lautan.
Tiga cerita berbeda, tetapi sama-sama berangkat dari kekayaan yang dimiliki Indonesia. Bukan sekadar untuk dikenang, tetapi juga diceritakan kembali oleh generasi hari ini dengan cara mereka sendiri.
Lantas, seperti apa kisah-kisah Nusantara tersebut hidup di panggung AQUA DBL Dance Competition 2026 D.I. Yogyakarta?
Baca Juga: Warna Nusantara Hiasi Panggung AQUA DBL Dance 2026 D.I. Yogyakarta
SMAN 10 Yogyakarta

Tim dance SMAN 10 Yogyakarta membawakan pertunjukan yang memukau, indah, dan sarat akan pesan kepedulian maritim di panggung AQUA DBL Dance 2026 D.I. Yogyakarta lewat konsep bertajuk "MAGICAL UNDERSEA".
Pementasan ini mengeksplorasi keindahan laut Nusantara yang membentang luas dari ujung barat hingga ujung timur, menampilkan keanekaragaman hayati bawah laut yang hidup penuh warna dan keharmonisan.
Lewat alur koreografi yang dinamis dan bertema "WE ARE THE GUARDIAN OF THE OCEAN", para penari menggambarkan kontras antara kedamaian samudra dan ancaman keserakahan manusia yang melukai serta merusak keseimbangan ekosistem laut.
SMAN 10 Yogyakarta menegaskan pesan mendalam bahwa merajut kembali janji pada samudra dan menjaga kelestarian laut bukanlah sekadar pilihan, melainkan bentuk tanggung jawab bersama demi keberlangsungan masa depan dan kehidupan generasi mendatang.
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta

Tim dance SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta membawakan pertunjukan yang megah, kolosal, dan sarat akan nilai sejarah lokal di panggung AQUA DBL Dance 2026 D.I. Yogyakarta lewat legenda Candi Prambanan.
Pementasan ini mengisahkan kekalahan Prabu Baka dari Kerajaan Prambanan oleh Bandung Bondowoso dari Kerajaan Pengging, yang berlanjut pada syarat Roro Jonggrang untuk membangun 1.000 candi dan dua sumur dalam sekejap malam sebagai ujian atas lamaran sang pangeran.
Koreografi yang ditampilkan memvisualisasikan bagaimana pasukan jin dikerahkan hingga pembangunan candi nyaris usai, sebelum kecerdikan Roro Jonggrang mengerahkan warga membakar jerami dan memukul lesung membuat suasana seolah pagi telah tiba.
Terhenti di angka 999 candi, kemurkaan Bandung Bondowoso yang merasa ditipu berpuncak pada dikutuknya Roro Jonggrang menjadi arca batu—menampilkan pesan filosofis tentang kejujuran, kebersamaan, dan gotong royong sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Indonesia.
SMAN 1 Kasihan

Tim dance SMAN 1 Kasihan membawakan pertunjukan yang mistis, megah, dan sarat akan mitologi lokal di panggung AQUA DBL Dance 2026 D.I. Yogyakarta lewat konsep bertajuk "The Power Of Dewi Kadita".
Pementasan ini mengangkat kisah Segara Wening atau Dewi Kandita, putri dari Prabu Siliwangi ke-6 yang menyingkir dari dunia manusia akibat konflik Kerajaan Padjadjaran dan kutukan ibu tirinya, hingga akhirnya menjelma menjadi ratu penguasa lautan.
Melalui gerakan yang intens dan penuh drama, para penari memvisualisasikan Segara Wening bersama para dayangnya yang bersiap menghadapi ancaman, didampingi sosok naga merah merona yang melambangkan kekuatan abadi penjaga keseimbangan antara dunia manusia dan gaib.
SMAN 1 Kasihan berhasil menghidupkan kembali legenda penguasa laut selatan ini, menampilkan kemurkaan dan keteguhan Dewi Kadita yang namanya tak pernah pudar dalam bisikan angin dan hempasan ombak Nusantara.
Baca Juga: Merawat Alam dan Menghidupkan Zaman di AQUA DBL Dance D.I Yogyakarta
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 digelar di 31 kota yang berada di 22 provinsi se-Indonesia, salah satunya DBL West Java-East yang berlokasi di Bandung. Dalam rangkaian itu, terdapat Junior DBL Dance 2026 Bandung
Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)