Nayra Fajri Nusantari telah membuka halaman baru di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta.
Kini menduduki bangku kelas XI di SMAN 5 Yogyakarta (Mache), musim ini merupakan debutnya bertanding dan berjuang meraih kemenangan di DBL D.I Yogyakarta.
Bagaimanapun, Nayra sudah cukup familier dengan panggung di GOR Universitas Negeri Yogyakarta. Sebab, sebelum terdaftar sebagai pemain, ia pernah menjadi bagian dari tim dance Mache (Machzer) di gelaran musim lalu!
“Aku dari kecil sukanya tari tradisional. Baru terjun ke modern dance tahun kemarin,” sebut Nayra.
Ya, tampil dengan penuh energi di DBL Dance tahun lalu merupakan sebuah pengalaman baru baginya. Sejak SMP, Nayra sebenarnya lebih tertarik dengan olahraga basket. Ia sempat bergabung dengan sebuah klub basket untuk memfasilitasi minat tersebut.
“Tapi habis itu aku berhenti basket selama 2 tahun ke belakang,” cerita Nayra.
Baca juga: 5 Tim AQUA DBL Dance 2026 D.I Yogyakarta Buktikan Warisan Bisa Berevolusi
Bermain di DBL D.I Yogyakarta juga sudah lama menjadi salah satu mimpi terbesarnya. Namun, mengingat kemampuan basketnya yang sudah lama tidak diasah, Nayra sempat merasa ragu terhadap potensi yang ia miliki.
“Awalnya penasaran seperti apa rasanya tampil di depan banyak orang dengan atmosfer yang seru banget dan bikin nervous,” ungkap Nayra.
Maka dari itu, agar Nayra tetap bisa tampil di DBL dengan penuh kepercayaan diri, ia akhirnya keluar dari zona nyaman dan mencoba hal baru, yaitu dance. Tanpa berlama-lama, ia langsung mengikuti seleksi dan bergabung dengan Machzer pada tahun pertamanya di SMA.
Perjuangan Nayra tentu tidak mudah. Ia membutuhkan banyak waktu untuk beradaptasi dengan tempo dan intensitas kekuatan yang digunakan selama penampilan.
“Sempat kesulitan buat menghafal gerakan karena tempo dan pergantian dari koreo satu ke selanjutnya lumayan cepat. Jadi setiap latihan harus langsung hafal,” sebutnya.
Aksi Nayra Fajri Nusantari bersama tim dance SMAN 5 Yogyakarta di DBL Dance 2025
Tantangan itu akhirnya bisa dilalui dengan mudah berkat dukungan penuh dari teman-teman seperjuangan Nayra. Mereka selalu saling menyemangati dan menguatkan satu sama lain, terutama ketika sudah merasa lelah. Kemudian, mereka juga saling membantu untuk menguasai koreografi yang ingin dibawa di DBL Dance.
“Waktu mau tampil juga kita gak mikirin diri sendiri aja. Kita bantu satu sama lain yang masih kurang lengkap properti atau kostumnya, saling membantu hairdo dan hijabdo. Setelah tampil temanku juga siap bantuin aku yang gak bisa lari karena cedera paha,” jelas Nayra.
Sayang, cedera tersebut akhirnya menyudahi perjalanan Nayra bersama Machzer. Namun, itu bukan berarti Nayra akan berhenti. Musim ini, ia mendapatkan banyak dorongan dan dukungan dari teman-teman serta kedua orangtuanya untuk kembali bermain basket lagi.
Baca juga: Princesza Leticia, Aktris 'Badarawuhi di Desa Penari' yang Tampil di DBL Dance!
Tekad Nayra akhirnya semakin bulat. Ia ingin kembali bertanding di lapangan.
Dalam beberapa bulan terakhir, Nayra langsung rutin menjalani sesi latihan bersama Mache. Jumlahnya bisa sampai tiga kali dalam seminggu.
“Jadi recall yang dulu sempat diajarkan di klub. Hitung-hitung nambah pengalaman dan bisa mencoba hal-hal baru juga yang sebelumnya terkesan menakutkan buat aku,” sebut Nayra.
Nayra Fajri Nusantari saat membela tim basket putri SMAN 5 Yogyakarta di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta
Dukungan dari orangtua pun juga sangat terasa bagi Nayra. Mereka selalu hadir dan melihat penampilannya di setiap pertandingan. “Selalu memenuhi kebutuhanku selama proses sebelum hari-H dan mengingatkan hal-hal kecil kayak minum vitamin, jaga kesehatan, makan yang cukup, dan lain sebagainya,” tambahnya.
Dengan demikian, Nayra tidak hanya berhasil memperjuangkan mimpinya. Ia juga berani untuk melawan keraguan dan ketakutan yang sempat menghantuinya sebelumnya. “Rasanya senang banget dan gak nyangka bisa lewatin itu semua,” ucapnya.
Kiprah Nayra di DBL D.I Yogyakarta pun memberikan sejumlah pelajaran berharga untuk menjadi bekal dalam mengejar mimpi berikutnya pada masa depan.
“Kerja sama, komunikasi, disiplin, dan caranya biar tetap tenang dibawah banyak tekanan serta mengatur waktu yang baik. Menurutku hal hal itu akan sangat berguna buat aku di luar basket dan dance,” tutup Nayra.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Baca juga: Mimpi Besar Nizam yang Sempat Diragukan Kini Menjadi Kenyataan di DBL Dance