”Wah, berharga banget ini!”

Ghaniyya Mariasha benar-benar tak ingin melepas plakat bertuliskan “CHAMPION” dari pelukannya. 

Benda itu menjadi saksi bisu atas jerih payah tim putri SMAN 71 Jakarta (Sapta Eka) dalam menuntaskan misi balas dendam terhadap SMAN 36 Jakarta (Tiga Enam) di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026. 

Harus diakui, kedua tim memiliki jejak rivalitas yang panjang. Setelah selalu berhasil mengamankan kemenangan pada pertemuan 2018 dan 2024, Sapta Eka akhirnya harus mengakui keunggulan Tiga Enam pada 2025. Kekalahan tersebut sekaligus mengubur mimpi Sapta Eka untuk kembali ke partai puncak.

Tak heran, pertemuan kali ini pun berlangsung panas. Sapta Eka mampu mengambil alih kendali selama kuarter pertama. Namun, situasi itu tentu bukan menjadi alasan bagi Tiga Enam untuk menyerah begitu saja. 

Ancaman terus ditebar oleh Tiga Enam. Bahkan, Saskia Andriani Sukmawati berhasil memanfaatkan momentum untuk membawa Tiga Enam menyamakan kedudukan menjadi 15-15 saat kuarter kedua menyisakan 4 menit 56 detik. Namun, angka ini hanya bertahan 19 detik, sebelum akhirnya tembakan Ghaniyya Mariasha membuat Sapta Eka kembali memimpin dan bergerak menjauh. 

Baca Juga: Tangan Dingin Pembina Basket di Balik Kompaknya Guru dan Suporter PB Soedirman

Peluang masih terbuka lebar bagi Tiga Enam. Jeda turun minum pun menjadi momen penting bagi mereka untuk mengevaluasi berbagai kesalahan yang menjadi penghambat untuk bisa mendominasi pertandingan. 

Benar saja, Sapta Eka kian terdesak. Meski Tiga Enam masih tertinggal, setidaknya margin tidak pernah melebihi tiga poin selama kuarter ketiga berjalan. Aksi kedua tim pun membuat jantung penonton semakin terdesak, seiring dengan laga yang mulai memasuki menit-menit akhir. 

Sorakan pun seketika terdengar saat layup sekaligus satu tembakan gratis dari Kayla Amaliana akhirnya bisa membawa Tiga Enam merasakan keunggulan, 39-36, saat laga tersisa 1 menit 24 detik. 

Hanya berjarak 28 detik, siapa sangka Ghaniyya Mariasha menciptakan momentum bagi Sapta Eka, kemudian disusul oleh tembakan dari Dhaifa Khaeria Mamase yang membuat keunggulan kembali berbalik arah, 40-39. 

Catatan itu belum cukup bagi Sapta Eka. Syakira Izki Myesha kembali menambahkan satu poin berkat free throw di sisa empat detik. Sejatinya, Tiga Enam bisa saja menyamakan kedudukan setelah kesalahan dari Ghaniyya Mariasha menghadiahkan dua free throw bagi Renata Melati Sifora Mesakh. Sayangnya, kesempatan itu gagal dikonversi menjadi angka. 

Saat buzzer akhir dibunyikan, tangis haru pemain Sapta Eka langsung pecah setelah resmi mengantongi kemenangan satu bola, 41-39, atas Tiga Enam.

Pencapaian tersebut juga membawa Sapta Eka kembali menguasai takhta Ratu DBL East Jakarta, setelah sempat meraih gelar serupa pada 2018 dan 2024. Sementara, Tiga Enam lagi-lagi harus puas berada di posisi runner-up. 

Dari hasil itu, Ghaniyya Mariasha kembali menjadi motor serangan dengan menyumbangkan 13 poin, 7 rebound, 4 steal, 2 assist, dan 2 blok. Sementara dari kubu Tiga Enam, Saskia Andriani Sukmawati membukukan double-double dengan 20 poin dan 11 rebound. 

“Jujur, kita enggak expect kalau bakal sengit banget karena kita sudah percaya diri. Mental kita juga sempat jatuh waktu ketinggalan tiga poin. Tapi, kita ingat kalau waktu itu kalah dari Tiga Enam juga di menit-menit akhir. Jadi, kita enggak mau itu terulang,” ungkap Ghaniyya, begitu ia disapa. 

Baca Juga: Khairy Javier Raih MVP Setelah Bawa Pusaka 1 Raih Juara AZA 3X3 Competition!

Rasa bahagia seolah belum cukup untuk menggambarkan perasaan Ghaniyya. Gelar juara tersebut menjadi hadiah yang begitu berarti setelah melewati proses bangkit dan menjalani latihan intensif selama beberapa bulan terakhir.

Terlebih, Ghaniyya sendiri harus sempat menahan sakit akibat mengalami kram di tengah pertandingan.

”Itu karena sudah capek banget. Pas lawan SMA Al-Maruf, aku main 34 menit dan sering loncat, defense, offense, dan itu bikin capek banget. Tapi, aku enggak mau menyerah karena aku tahu gimana kerasnya tim aku berjuang,” tegasnya. 

Meski begitu, keberhasilan ini bukanlah akhir dari perjalanan Sapta Eka. Mengingat, masih ada DBL Jakarta Championship yang sudah menanti. Tak bisa dipungkiri, persaingan di babak tersebut tentu terasa lebih menantang karena mempertemukan tim-tim terbaik dari keempat region lainnya. 

Menanggapi hal itu, Ghaniyya tak ingin larut dalam keresahan. Ia sekali lagi akan membuktikan bahwa kehadiran Sapta Eka di DBL Jakarta Championship 2026 tak bisa dipandang sebelah mata. 

“Aku pengin banget bisa ngerasain main di Indonesia Arena. Belum ada perwakilan Jakarta Timur yang ke sana, jadi aku pengin cetak sejarah. Kalau pun belum bisa, setidaknya bisa masuk Fantastic Four dulu,” tutupnya. 

Di sudut lain, Tiga Enam juga memiliki kesempatan untuk membayar kegagalan ini DBL Jakarta Championship 2026.

Selamat untuk Sapta Eka atas penantian yang terbayar lunas. Serta, tetap semangat untuk teman-teman Tiga Enam!

DBL East Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Statistik pertandingan ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Membawa Batik Lebih Dekat dengan Generasi Muda Lewat AQUA DBL Dance 2026-2027
Jadwal dan Link Live Streaming DBL D.I Yogyakarta 2026, Jumat, 2 Oktober 2026
Preview dan Link Live Streaming Final Putra DBL East Jakarta 2026
Jadwal dan Link Streaming DBL Central Java-South 2026, Kamis, 1 Oktober 2026
Sempat Cedera di Tengah Laga, Azzam Pilih Lanjut Tanding Demi Kemenangan!