ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Khairy Javier All'dimar saat laga SMA PB Soedirman versus SMA Pusaka 1 di final AZA 3X3 Competition 2026 East Jakarta

“Seneng banget, enggak nyangka juga bisa juara karena dari awal main nervous banget karena musuh dan suporternya."

Perasaan bahagia tersebut datang dari Khairy Javier All'dimar, penggawa dari SMA Pusaka 1 Jakarta, usai membawa timnya meraih kemenangan atas SMA PB Soedirman Jakarta di final AZA 3X3 Competition 2026 East Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026. 

Duel antara kedua tim memang berlangsung panas. SMA Pusaka 1 Jakarta yang sempat tertinggal akhirnya bisa menyamakan kedudukan, 4-4, hingga peluit panjang berbunyi. Alhasil, pertandingan kali ini pun harus beranjak ke babak sudden death. 

Di situ, SMA PB Soedirman Jakarta lebih dulu membuka perolehan poin tambahan berkat tembakan Bhima Agung. Namun, tak berselang lama, Khairy (sapaan karibnya) kembali membuat keadaan imbang. 

Beberapa percobaan tembakan dari kedua tim pun tak kunjung terkonversi menjadi angka. Sampai akhirnya, sebuah foul dari tim lawan menghadiahkan kesempatan free throw bagi Khairi. Ia pun berhasil mengeksekusinya sekaligus menutup laga dengan skor tipis 6-5.

Baca Juga: Gelar Juara dan MVP yang Jadi Keajaiban Bagi Amos Tampubolon

Siapa sangka, momen ini menjadi kesempatan pertama sekaligus terakhir bagi Khairy untuk tampil di lantai DBL. Penampilan impresif tersebut turut mengantarkannya meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP). 

“Enggak expect sama sekali. Sepanjang game ini, ada satu teman aku yang mainnya menurut aku lebih bagus,” ujar Khairy.

Sebelumnya, Khairy bersama rekan-rekannya juga memiliki keinginan untuk tampil dalam kompetisi 5on5. Mereka bahkan sempat mencoba mendapatkan kesempatan tersebut. Namun, keberuntungan belum berpihak kepada timnya sehingga mereka akhirnya memilih untuk berkompetisi di AZA 3X3 Competition 2026 East Jakarta.

"Kita akhirnya beralih ke 3X3 karena aku sendiri sudah tahun terakhir dan biar nyoba suasana main di DBL," tuturnya.

Hebatnya, kemenangan ini juga membawa SMA Pusaka 1 Jakarta menjadi back-to-back champion. 

Baca Juga: Sempat Cedera di Tengah Laga, Azzam Pilih Lanjut Tanding Demi Kemenangan!

Pada musim sebelumnya, Khairy yang masih duduk di bangku kelas XI hanya bisa menyaksikan perjuangan timnya dari luar lapangan sambil berharap suatu saat dapat merasakan atmosfer pertandingan DBL secara langsung.

Kini, mimpinya untuk bisa merasakan persaingan AZA 3X3 Competition 2026 East Jakarta benar-benar terwujud. 

"Tim kita isinya kelas XII semua karena diprioritaskan untuk yang tahun terakhir supaya ada pengalaman," jelasnya.

Berbekal pengalaman ini, Khairy sendiri mengaku masih ingin melanjutkan kecintaannya terhadap olahraga basket ketika memasuki bangku kuliah.

Di musim terakhir ini pula, Khairy mengutarakan harapannya bagi tim basket SMA Pusaka 1 Jakarta.

“Semoga basket SMA Pusaka 1 Jakarta makin berkembang, sukses, dan semoga tahun depan bisa ikut 5on5,” tutupnya.

AZA 3X3 Competition 2026 East Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS