Ada satu pemain yang menjadi sorotan di laga Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta 2026 sektor putra pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Pemain tersebut membela SMA BOPKRI 1 Yogyakarta (BOSA). Dalam 29 menit waktu bermain, ia tampil gemilang dengan double-double 17 poin dan 10 rebound.
Ia pun berhasil memimpin BOSA untuk membawa pulang gelar juara ke-12 setelah mengalahkan SMA Olifant Yogyakarta dengan skor akhir 60-53. Itu juga merupakan kemenangan ke-10 secara beruntun untuk BOSA di partai puncak.
Namanya adalah Eliezer Fortunatus Sudharta.
Performanya yang mentereng itu ternyata sudah ia rencanakan beberapa saat sebelum laga final itu dimulai. Sebab, namanya disebut sebagai MVP (Most Valuable Player) untuk DBL D.I Yogyakarta musim ini!
“Aku mau buktiin dan bayar di gim final ini kalau aku benar-benar layak jadi MVP,” sebut Ezer -sapaan akrabnya.
Baca Juga: Alicia Graceitha, Rookie Sekaligus MVP yang Pimpin Stece Jadi Juara Lagi!
Ezer sendiri mengaku terkejut saat dirinya terpilih untuk menyandang gelar tersebut. Sebab, sejak laga pertamanya pada musim ini, ia hanya menargetkan untuk memberi produktivitas yang berarti untuk kesuksesan BOSA di lapangan.
“Di gim sebelum-sebelumnya aku gak terlalu mikirin poin, yang penting bisa kontribusi yang terbaik dari rebound sama assist. Tapi aku tetap grateful karena dikasih kesempatan untuk masuk First Team dan jadi MVP,” ujarnya.
Permainannya di Final Party itu jadi terasa semakin spesial karena kehadiran sang ibu yang menonton aksinya secara langsung di samping lapangan. “Aku jadi gak mau sia-siakan momen ini,” tambah Ezer.
Eliezer Fortunatus Sudharta menembak bola untuk SMA BOPKRI 1 Yogyakarta di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta
Kehebatan Ezer sekarang ini pun tidak datang secara instan. Dibutuhkan proses yang berjalan selama bertahun-tahun agar Ezer dapat menumbuhkan cintanya terhadap olahraga ini.
Ezer pertama kali mengenal dan bermain bola basket saat kelas IV SD. Kala itu, ia mendapatkan ajakan untuk bermain bersama temannya. “Tapi waktu SD itu masih gak niat dan cuma main-main doang, habis itu berhenti,” cerita Ezer.
Baca Juga: Hampir Terjegal, BOSA Juara 10 Kali Beruntun DBL D.I Yogyakarta!
Bagaimanapun, perasaan itu langsung berubah 3 tahun kemudian. Saat Ezer menduduki bangku kelas VII SMP, ia kembali bermain basket sama temannya saat waktu istirahat sekolah. Ezer pun mulai mengikuti ekstrakurikuler basket.
“Karena main-main saat istirahat sekolah itu aku jadinya mulai suka basket,” jelas Ezer.
Seiring berjalannya waktu, Ezer semakin tergerak untuk memaksimalkan potensinya di lapangan. Terlebih, ia juga memiliki tinggi badan 185 cm.
Ezer akhirnya mengenal DBL D.I Yogyakarta saat berada di kelas VII. Kala itu, ia datang bersama teman-teman sekolahnya untuk menyaksikan serunya kompetisi tersebut.
“Menurutku, DBL itu kompetisi yang bergengsi dan main di DBL ini salah satu mimpi aku juga,” tegas Ezer.
Mimpi itu akhirnya terwujud ketika Ezer berhasil masuk ke dalam skuad BOSA pada tahun pertamanya. Ia dan BOSA berhasil menjuarai gelaran musim lalu setelah mengalahkan Olifant dengan skor 45-38.
Namun, itu bukan berarti perjalanan Ezer berhenti di situ. Masih ada banyak pencapaian yang bisa ia gapai pada musim-musim berikutnya. Trofi MVP salah satunya.
Baca Juga: Deretan Kopi Good Day First Team 2026 D.I Yogyakarta Sektor Putra
Maka dari itu, pada musim ini, Ezer sungguh berusaha untuk meningkatkan permainannya ke level yang lebih tinggi.
“Secara pribadi, aku fokusin latihan endurance sama tingkatkan strength, fundamental, akurasi shooting, dan dribble,” ungkapnya.
Ezer pun tidak melakukan semua itu sendirian. Di belakangnya, ada kedua orangtua yang selalu mendoakan, memberi semangat, dan menyaksikan setiap pertandingan.
Bahkan, dalam kondisi apa pun, sang ibu tetap berjuang untuk tetap hadir di sisi Ezer. “Saat posisi mama lagi hamil, beliau tetap belain nonton. Aku jadi terharu banget,” tutur Ezer.
Eliezer Fortunatus Sudharta (kanan) saat dinobatkan sebagai MVP Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta
Dengan demikian, selain untuk diri sendiri, Ezer juga ingin mendedikasikan gelar MVP ini untuk kedua orangtuanya.
“Ezer bangga punya kedua orangtua yang ngajarin Ezer banyak hal dan bikin Ezer jadi mandiri dan gak harus bergantung sama mereka terus,” ucapnya.
Selain itu, Ezer juga berpesan agar tim BOSA bisa semakin solid lagi untuk mempertahankan gelar juara ini pada musim berikutnya. Ia siap untuk memberikan permainan yang lebih impresif dengan mindset yang kuat.
“Stay humble, stay positive, dan jangan cepat puas!” tutupnya.
Selamat atas gelar barunya, Ezer! Sampai bertemu lagi di DBL D.I Yogyakarta 2027!
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Baca Juga: Tahun Terakhir di DBL, Deric Ingin Beri Segalanya untuk BOSA
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)