SMP Dian Harapan Jakarta (Zebaoth) mengawali perjalanannya di Junior DBL 2026 Jakarta dengan hasil meyakinkan. Mereka sukses menjegal langkah SMP Al-Ikhlas Jakarta dengan skor telak 45-5 pada Sabtu, 17 Oktober 2026. 

Pencapaian tersebut tentu menjadi pembuka yang menjanjikan bagi skuad Zebaoth yang menjalani musim debut. 

Di balik kemenangan itu, ada proses persiapan yang telah dibangun sejak awal tahun. Sebagai nakhoda tim, Coach Radytia Nathanael memulainya dengan memetakan potensi dari setiap pemain. 

“Saat saya pertama kali gabung tim ini, saya mulai cari pemain yang bisa untuk diajak bermain. Dari parents memang pernah mencoba untuk join Junior DBL di tahun sebelumnya, tapi belum berkesempatan. Tahun ini, saya sudah siapkan. Kalau memang tiba-tiba bisa ikut, kita sudah siap main,” buka Coach Radytia, begitu ia disapa. 

Baca Juga: Kadek Pratita Citta, Dari DBL All-Star 2011 hingga Ofisial di Junior DBL 2026

Tentu, proses tersebut tidak bisa dilakukan secara instan. Coach Radytia lebih dulu mengamati pemain, sebelum akhirnya mengumpulkan mereka untuk menjalani seleksi. 

Salah satu fokus Coach Radytia adalah membentuk tim dengan komposisi pemain yang seimbang. Hal ini tercermin dalam statistik laga kontra Al-Ikhlas, ketika para penggawa SMP Zebaoth memiliki kesempatan bermain dan sumbangan poin yang merata. 

Menurut Radytia, kedalaman roster menjadi modal penting agar tim mampu menjaga kualitas permainan. Dengan komposisi yang lebih merata, ia berharap para pemain bisa saling mendukung ketika berada di lapangan sekaligus memberikan ruang bagi setiap anggota tim untuk berkembang.

Meski begitu, membangun tim di level SMP memiliki tantangan tersendiri. Coach Radytia mengakui bahwa salah satu kendala terbesar selama proses persiapan adalah membagi waktu latihan dengan jadwal akademik dan kegiatan klub para pemain. 

“Pelajaran anak sekarang itu jadwalnya ketat banget. Kita harus pintar-pintar supaya jangan sampai mereka terlalu capek. Kadang, ada yang harus izin karena ujian atau remed, terus mungkin ada yang izin karena ada perlombaan dengan klub,” terangnya.

Baca Juga: Choky Sitohang Soroti Peran DBL dalam Membuka Ruang Positif Bagi Student-athlete

Selain mengatur jadwal, Coach Radytia juga menaruh perhatian besar pada dua aspek utama, yakni disiplin dan daya tahan fisik. Terlepas dari kemenangan meyakinkan yang berhasil dikantongi, seluruh pemain Zebaoth masih perlu meningkatkan ketahanan agar dapat mempertahankan intensitas permainan hingga pertandingan berakhir. 

“Dari awal bergabung, saya benahi disiplin, terutama soal endurance. Kalau saya lihat, materi pemain Zebaoth memang lumayan, tapi kadang-kadang enggak bisa tahan sampai akhir pertandingan,” tuturnya.

Menatap persaingan Junior DBL 2026 Jakarta, Coach Raditya mengungkapkan bahwa timnya memiliki peluang besar. Kendati demikian, ia lebih memilih pendekatan secara bertahap agar anak-anak didiknya tidak terlalu jauh memikirkan hasil akhir. 

“Saya enggak mau mikir dua atau tiga langkah ke depan karena takutnya malah kesandung di depan mata. Kita do the best saja, lawan yang sudah ada di depan mata,” pungkasnya.

Junior DBL 2026 Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Daftar Tim yang Lolos ke Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship
Penjualan Tiket Terusan DBL Jakarta Championship 2026 Dibuka, Berikut Detailnya!
Berikut Jadwal Technical Meeting DBL Jakarta Championship 2026
Ayasha-Aqylla, Dua Sahabat yang Bertemu Sebagai Rival di Final DBL South Jakarta
Gagalkan Revans Pangudi Luhur, Knights Amankan Back-to-back Champion!