Tiga tahun terakhir, Indonesia Arena menjadi saksi lahirnya momen dan kisah menarik di panggung Final DBL Jakarta. Mulai dari pertandingan sengit, kejutan di detik-detik akhir, hingga pergantian juara yang tak pernah terduga. Sejak pertama kali digelar di Indonesia Arena pada 2023, Final DBL Jakarta selalu menghadirkan nuansa yang berbeda bagi para penonton yang hadir langsung. 

Kini, menjelang gelaran Final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta, tak ada salahnya merekap kembali momen-momen tersebut. Terlebih, musim ini menjadi musim keempat secara berturut-turut Final DBL Jakarta diselenggarakan di Indonesia Arena. 

Lantas, seperti apa keseruan Final DBL Jakarta di Indonesia Arena selama tiga musim terakhir? Berikut rangkumannya untukmu!

Final DBL Jakarta 2023

Musim 2023 menjadi babak baru dalam perjalanan Final DBL Jakarta. Untuk pertama kalinya, babak puncak laga ini diselenggarakan di Indonesia Arena pada 17 November 2023. Sebanyak 12.107 penonton hadir dan menjadi saksi awal sejarah baru Final DBL Jakarta di Indonesia Arena.

Partai final sektor putri mempertemukan SMA Jubilee Jakarta dengan SMAN 70 Jakarta (Bulungan). Sedari awal pertandingan, kedua tim langsung menyuguhkan pertandingan sengit dengan aksi saling berbalas poin.

Bulungan sempat menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 16-15. Namun, Jubilee pun mampu membalikkan keadaan dan unggul 35-30 pada kuarter ketiga. Meski demikian, Bulungan berhasil mengejar ketertinggalan dan berhasil mendominasi permainan. 

Bulungan pun sukses mengamankan kemenangan dengan skor akhir 54-43. Kemenangan ini sekaligus memastikan Bulungan meraih gelar threepeat champion di wilayah Jakarta.

Keseruan berlanjut pada partai final sektor putra yang mempertemukan SMA Jubilee Jakarta dan SMA Bukit Sion Jakarta (Buksi). Sejak tepis mula, Buksi tampil dominan dan sempat membuat Jubilee tertinggal.

Namun, Jubilee perlahan mampu bangkit dan memangkas jarak poin. Pertandingan pun berlangsung semakin menegangkan saat Stephen Sundinata sukses melesatkan tripoin dan mulai menekan Buksi dengan skor 52-51 saat 54 detik terahir. 

Di sisa waktu itu, Jubilee sempat mencoba peruntungan dengan menembakkan bola ke ring, tetapi gagal. Namun, Kanara Haady Pasha akhirnya berhasil melakukan offensive rebound tepat dari bawah ring sekaligus membalikkan keadaan menjadi 53-52 di sisa waktu 13 detik. 

Kemenangan tersebut menjadi momen spesial bagi Jubilee. Sebab, mereka sukses mempertahankan gelar sekaligus mencatatkan back-to-back champion pada musim pertama Final DBL Jakarta di Indonesia Arena.

Baca Juga: 3 Momen Fenomenal di Final DBL Jakarta 2023, Tahun Ini Ada Apa Ya?

Final DBL Jakarta 2024

Memasuki musim kedua di Indonesia Arena, antusiasme penonton terhadap Final DBL Jakarta semakin besar. Jumlah penonton kali ini pun meningkat menjadi 14.517 orang. Partai puncak ini diselenggarakan pada 6 Desember 2024 dan masih mempertemukan empat finalis yang sama pada musim sebelumnya.

Di sektor putri, Bulungan kembali berhadapan dengan Jubilee. Sementara itu, sektor putra mempertemukan Buksi dan Jubilee. Meski menghadirkan tim finalis yang sama pada musim sebelumnya, pertandingan musim ini pun tetap menyuguhkan cerita yang menarik.

Laga final putri menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan. Jubilee sempat membuka keunggulan pada kuarter pertama dengan skor 12-8. Bulungan berusaha mengejar ketertinggalan pada kuarter berikutnya, tetapi Jubilee masih mampu menjaga keunggulan hingga memasuki kuarter keempat dengan skor 25-20.

Drama pun terjadi di detik-detik akhir pertandingan. Bulungan berhasil membalikkan keadaan dan memperkecil jarak poin. Peluang kemenangan Jubilee yang sudah di depan mata pun berubah setelah Raden Imeldy melakukan foul terhadap Shinta Salsabila ketika pertandingan menyisakan dua detik.

Shinta yang mendapatkan kesempatan free throw berhasil memaksimalkan peluang tersebut. Bulungan akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 38-37 sekaligus mengamankan gelar fourpeat.

Sektor putra pun juga menyuguhkan drama yang tak kalah seru. Sejak awal pertandingan, Buksi telah dominan atas Jubilee. Meski sempat terbalap oleh Jubilee di kuarter keempat, Buksi mampu mengejar ketertinggalan tersebut ketika waktu tersisa kurang dari tiga menit.

Ryansean Bastian Gunawan menjadi salah satu pemain yang membawa Buksi kembali unggul 49-48 atas Jubilee. Keunggulan ini pun disusul melalui free throw yang dilakukan oleh Alexander Ralphael Kusnoatmaja.

Buksi pun berhasil meraih kemenangan dengan skor 51-48 dan berhasil mengakhiri dominasi putra Jubilee yang berambisi untuk membawa pulang gelar threepeat champion. 

Baca Juga: Tiga Poin Hosea dan Aksi Ryansean, Catatan di Balik Final DBL Jakarta 2024!

Final DBL Jakarta 2025

Musim 2025 menjadi kali ketiga Final DBL Jakarta diselenggarakan di Indonesia Arena. Antusiasme penonton kembali meningkat dengan total 15.729 orang yang hadir langsung menyaksikan partai puncak laga ini.

Diselenggarakan pada 21 November 2025, komposisi finalis pada musim ini masih mempertemukan empat tim yang sama seperti dua musim sebelumnya, yakni putri Bulungan, putri Jubilee, putra Jubilee, dan putra Buksi. Namun, kesamaan finalis tersebut tak lantas membuat pertandingan mudah ditebak.

Kejutan pertama datang dari tim putri. Bulungan dan Jubilee langsung tampil sengit sejak awal pertandingan dan saling berbalas poin. 

Bulungan sempat unggul atas Jubilee di paruh pertama pertandingan. Namun, margin terjauh yang hanya menyentuh enam poin tentu memudahkan Jubilee untuk mengambil alih pertandingan.

Momen itu tiba saat Jubilee mampu menutup kuarter ketiga dengan kedudukan imbang 23-23. Situasi serupa turut terjadi di kuarter pemungkas, ketika tripoin Billie Eve Pandora di sisa dua menit akhir mampu memaksa Bulungan menjalani overtime. 

Di babak tambahan, Jubilee membuka poin lebih dulu berkat layup Billie Eve dan semakin tak bisa dibendung. Mereka mampu menambahkan tujuh poin, sedangkan Bulungan hanya bisa membalasnya dengan tiga poin.

Dengan ini, berakhir sudah hegemoni Bulungan. Srikandi Jubilee akhirnya mengangkat trofi juara setelah mengunci kemenangan dengan skor 36-32.

Sementara itu, partai final putra kembali mempertemukan Jubilee dengan Buksi. Berbeda dengan pertandingan sektor putri, Buksi tampil lebih konsisten sejak awal laga dan terus berada dalam posisi memimpin. Bahkan, Buksi sempat menutup paruh pertama dengan keunggulan 13 poin (38-25). 

Namun, bukan berarti Jubilee menyerah begitu saja. Mereka terus berupaya keras dengan memperkecil margin menjadi empat angka (55-51) ketika kuarter akhir tersisa tiga menit. 

Sayangnya, momentum belum berpihak pada Jubilee. Kali ini, gelar juara kembali berada di genggaman Buksi dengan skor akhir 60-52.

Baca Juga: Rekor! Sebanyak 15.729 Penonton Padati Indonesia Arena di Final DBL Jakarta 2025

Setelah tiga musim terlewati dengan lahirnya kisah dan momen menarik, Indonesia Arena kembali menjadi panggung Final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta. Gelaran ini akan berlangsung pada Sabtu, 21 November 2026.

Ada hal yang membuat gelaran musim ini semakin menarik. Lantaran, terdapat para finalis baru yang akan merasakan atmosfer pertandingan di Indonesia Arena. Artinya, tentu akan ada cerita baru yang tercipta sekaligus memberi kesempatan bagi para pemain untuk mencatatkan sejarah di panggung terbesar mereka.

Sudah siap menjadi bagian dari cerita baru di Final DBL Jakarta 2026?

Final DBL Jakarta di Indonesia Arena termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.

Populer

Bawa Pulang Gelar MVP, Doa Richelle Terjawab Lebih dari Harapannya
Cara Benawa Daniswa Memaknai Arti Kemenangan yang Sesungguhnya
Roro Ayu Almira dan Mimpi yang Belum Usai Bersama Almode
Ayasha-Aqylla, Dua Sahabat yang Bertemu Sebagai Rival di Final DBL South Jakarta
Sempat Menyerah, Justin Sinambela Kini Berharap Bisa Tembus Indonesia Arena