SMAN 1 Balikpapan Lolos ke Final Seri Samarinda

| Penulis : 

SAMARINDA – Satu tiket final Honda DBL East Kalimantan Series 2019 diperebutkan tim sekota, yakni SMAN 1 Balikpapan dan SMAN 4 Balikpapan. Mereka harus saling mengalahkan agar bisa ke partai puncak.

Tensi pertandingan ini sangat tinggi. Apalagi tribun GOR Segiri penuh sesak dengan kehadiran suporter kedua sekolah. Mereka saling beradu chant dan kreativitas. Itu terjadi sejak awal hingga laga berakhir. Menariknya, karena kedua tim ini berasal dari kota yang sama, tim suporter juga sempat barengan menyanyikan mars Kota Balikpapan. 

Ketika kuarter pertama berjalan, SMAN 4 Balikpapan kesusahan menahan serangan yang diberikan SMAN 1 Balikpapan. SMAN 4 Balikpapan mendominasi pertandingan sejak tip-off. Sementara, SMAN 4 Balikpapan hanya memanfaatkan celah lewat turnover. Di kuarter ini, skor pun bertahan 18-8 untuk SMAN 1 Balikpapan.

Sementara itu, di kuarter berikutnya SMAN 4 Balikpapan berupaya mengejar ketertinggalannya. Mereka bermain lebih terbuka dan ofensif. Serangan-serangan dari sekolah itu mengandalkan M. Rafi dan Arman Noer Sani yang kerap membuat lini belakang lawannya kerepotan.

Tak mau kehilangan dominasi, SMAN 1 Balikpapan juga berupaya mempertahankan keadaan dengan membalas angka demi angka. Skor ketertinggalan mereka pun semakin terkejar.

Di kuarter empat, SMAN 4 Balikpapan juga  tak mampu membalikan keadaan. Laga pun berakhir dengan skor 66-50 untuk keunggulan SMAN 1 Balikpapan. Sekolah ini memastikan satu tiket ke partai puncak.

Sementara, Pelatih SMAN 1 Balikpapan Bobby Santosa mengaku salut dengan permainan SMAN 4 Balikpapan. Kata Boby, lawannya bermain ngotot. Hal itu membuat timnya kewalahan. "Tapi, saya bersyukur karena akhirnya bisa lolos ke final," ujarnya(mic)

Hasil lengkap pertandingan ini klik di sini

Populer

DBL Super Teacher: Afifah dan Misi Hidupkan Bahasa Inggris lewat Karya Sastra
Daftar Tim Prioritas Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Banten
DBL Super Teacher: Hanny Kurniawan Seimbangkan Logika dan Kreativitas
Masih Gagal Move On, Arkan Baktir Terus Membayangkan Indonesia Arena
Mimpi Final DBL Jakarta yang Menyimpan Makna Lain bagi Joshua Exaudi