Tak ingin kalah dengan suporter Xin Zhong, pendukung Petra 1 pun tampil sangat meriah dalam melakukan dukungannya saat di tribun DBL Arena. Kreativitas pun mereka tunjukkan dengan menggunakan tong sampah sebagai pengganti drum. 

Kevin Wijaya, ketua suporter Petra 1, mengatakan bahwa ide ini lahir karena drum yang digunakan tiap nribun sudah rusak. Ia dan rekannya pun memilih tong sampah sebagai pengganti drum.

"Kami dulu menggunakan drum ketika nribun. Tapi sekarang sudah rusak. Biar nggak gampang beli, akhirnya kami dan guru-guru memutuskan untuk menggunakan tong sampah ini. Hasilnya pun nggak beda jauh dengan drum," terang Kevin. 

Pihak sekolah pun ternyata sangat membantu Kevin dan kawan-kawan. Tong sampah yang mereka gunakan, adalah hasil pemberian dari sekolah. 

"Saat drum kami rusak dan punya ide menggunakan tong sampah, ternyata guru-guru juga mendukung. Akhirnya diberikan tong sampah yang udah nggak terpakai ini," lanjutnya. 

Sayang tim kesayangan mereka harus pulang dengan tangan hampa. meski begitu, Kevin menuturkan bahwa ia bangga dengan kerja keras yang diperagakan timnya. 

"Teman-teman mainnya sangat luar biasa hari ini. kami bangga banget sama temen-temen P1," ujarnya.

 

Populer

Menang Besar di Scrimmage Game, Tim Putri DBL All-Star Enggan Merasa Puas
Kasih Sayang Ibu Dorong Praisey dan Miracle Kejar Mimpi di Amerika
TC Dimulai! Skuad DBL All-Star 2026 Asah Fisik dan Taktik di Hari Pertama
Pendaftaran AZA 3X3 Competition 2026 East Java-South Dibuka, Kuota Terbatas!
Jadwal Lengkap Timnas Putri Indonesia di FIBA U18 Women's Asia Cup 2026 Thailand