SURABAYA-Barisan orang tua yang berada di atas bench SMPN 17 Surabaya langsung berteriak kencang saat anak-anaknya berhasil memenangi laga terakhirnya. Melawan SMPN 1 Tulungagung, mereka berhasil comeback dan mengantongi dua kemenangan di babak penyisihan grup musim ini.

Menurut Coach Indra hardjunadi, kemenangan anak-anaknya tak lepas dari dukungan para orang tuanya. Pasalnya, di tingkat SMP, orang tua, basket dan pelatih menjadi satu elemen yang kuat jika digabungkan.

“Hal ini terbukti ketika sempat tertinggal. Mereka bisa bangkit yak arena dukungan orang tua dari atas tribun, mereka jadi lebih semangat dan menunjukkan performa maksimalnya,” ujar coach Indra.

Sempat tertinggal tipis di kuarter pertama dengan skor 8-7, SMPN 17 Surabaya pun bangkit di kuarter kedua. Permainan gemilang dari Hanny Gita Amalia membuat SMPN 1 Tulungagung kewalahan. Atlass pun berbalik unggul dengan skor 21-19 hingga akhir kuaretr kedua.

Di paruh akhir pertandingan, Atlass semakin tampil trengginas. Defense agresif yang mereka lakukan mampu meredam serangan cepat dari SMPN 1 Tulungagung. Di sisi lain, Atlass yang mendapatkan dukungan penuh dari orang tua membuat mereka semakin percaya diri. Delapan poin yang dilesakkan di kuarter empat pun membuat mereka menangb dengan skor 29-25.

Untuk musim depan, Coach Indra dan tim akan lebih meningkatkan mental. Pasalnya, mental akan sangat berpengaruh ketika mereka berlaga di lapangan.

“Mereka ini mengenal basket dari nol. Tanpa klub. Makanya kalau tidak diimbangi dengan mental yang kuat mereka tidak optimal,” tutupnya.

Statistik pertandingan selengkapnya bisa kamu baca di sini.

 

 

Populer

TC Dimulai! Skuad DBL All-Star 2026 Asah Fisik dan Taktik di Hari Pertama
Catat, Ini Cara Daftar Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027
Pendaftaran AZA 3X3 Competition 2026 North dan West Jakarta Resmi Dibuka!
Tumbang Kontra India, Skuad Indonesia Gagal Melesat Mulus ke Semifinal FIBA U18
Abraham Damar Donasikan AD 1 “Banned” untuk #BasketindonesiaLawancovid19