Kegagalan menembus fase playoff membuat tim SMAN 6 Surabaya banyak berbenah tahun ini. Tim besutan Taufan Reza itu benar-benar mempersiapkan diri secara maksimal menuju Honda DBL East Java Series 2020-North Region.

Seperti halnya tim-tim lain, Sixers --julukan SMAN 6 Surabaya-- bakal dihuni wajah-wajah baru. Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi coach Taufan. 

"Tahun ini sebenarnya berat buat tim kami, sebab kami kehilangan banyak pemain kelas XI. Ada beberapa cedera. Total musim ini bakal ada 8 pemain baru di tim kami," ujarnya.

Melihat kondisi tim yang mayoritas dihuni pemain baru, coach Taufan memberikan porsi latihan lebih kepada timnya. Materi latihan awal yang diberikan adalah tentang fundamental dan penguatan chemistry tim. 

"Sebab pemain kami kebanyakan dari kelas X. Maka saat ini kami fokus untuk fundamental basket dan membangun chemistry. Karena ini cara awal untuk menguatkan koordinasi dalam tim," imbuh coach Taufan.

Meski mendapat beberapa kendala, namun coach Taufan yakin bahwa timnya bisa memperbaiki capaian musim lalu. Ia percaya bahwa timnya kali ini bisa tampil apik dengan pola permainan yang berbeda.

"Wajah baru ini pastinya punya dampak untuk pola permainan kami tahun ini. Strategi yang kami gunakan akan mengikuti komposisi dalam tim. Dan saya yakin bisa meraih hasil yang maksimal," tutup pelatih kelahiran Nganjuk itu.(*) 

Populer

Rekap DBL Festival 2026 Day 2: Scrimmage Berjalan Panas, Matamiyu Hadir Lagi!
Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi
Rekap Hari Keempat DBL Camp 2026: Top 24 Latihan di Kokas, Wild Card Dibagikan
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio
Bukan First & Second Team, Tapi Para Pemain Ini Berhasil Menembus Top 24 (2)