Pertama Kalinya Honda DBL Aceh Series Diikuti Tim Putri

| Penulis : 

Hai DBL Lovers, 30 April ternyata termasuk tanggal istimewa juga untuk DBL seri Aceh loh. Sebab 30 April 2012 merupakan pertama kalinya ada kompetisi basket putri di Honda DBL seri Aceh.

Penyelenggaraan Honda DBL seri Aceh 2012 sih bukan yang pertama. Kompetisi Honda DBL menyapa Aceh sudah sejak 2009. Namun pada musim 2012 tersebut pertama kalinya ada kategori basket putri. Sebelumnya hanya ada kategori basket putra.

Opening party Honda DBL 2012 seri Aceh pun dibuka oleh tip-off laga antara tim putri SMAN 1 Banda Aceh melawan SMAN 8 Banda Aceh. Laga seru tersebut dimenangi SMAN 1 Banda Aceh dengan skor 39-20.

Hampir 2.000 penonton menjadi saksi sejarah dimulainya kompetisi basket putri di Aceh tersebut. Pada penyelenggaraan pertama itu, ada enam sekolah yang menurunkan tim putrinya.

Bergulirnya kompetisi basket putri di Aceh saat itu dipuji Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Banda Aceh Drs Saifuddin. Menurut dia, Honda DBL 2012 mampu menggairahkan olahraga basket di kalangan pelajar di Banda Aceh.

''Basket mulai menjadi olahraga favorit pelajar di Banda Aceh. Saya berharap, lewat kompetisi ini, basket bisa makin berkembang dan memberikan prestasi pada masa mendatang. Apalagi dengan mulai diselenggarakannya kompetisi untuk pelajar putri,'' ungkap Saifuddin saat itu.

Sesuai dengan tradisi di Aceh, opening party diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran. Baru setelah itu dihelat laga antara tim putri SMAN 1 Banda Aceh melawan SMAN 8 Banda Aceh.

''Kami sudah lama menunggu kesempatan untuk ikut bertanding dalam Honda DBL 2012. Karena itu, kami tak akan setengah-setengah,'' tegas Cut Kandil, kapten tim putri SMAN 1 Banda Aceh, saat itu.(*)

Populer

NPD Tampil di DBL Festival, Niky Putra: Ini Wadah Terbaik Anak Muda Indonesia
Rekap DBL Festival 2026 Day 3: Vierratale Ajak Penonton Nostalgia Lagu Lama
From Delulu to Solulu! Curhatan Iseng Sean Jason di Second Accout Jadi Kenyataan
Hasil Semifinal Kopi Good Day 3X3 Junior Competition, Siapa Melangkah ke Final?
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio