Siapa pun yang menonton Honda DBL West Java Series 2019 pasti bakal berdecak kagum terhadap Richelle Karen Gan. Rookie asal SMA Santo Aloysius SA Bandung itu bermain luar biasa gemilang. Baru pertama kali ikut kompetisi DBL, Richelle langsung menjadi pemain kunci bagi timnya.

Dia sukses mengantar srikandi Aloy tembus babak final. Itu jadi sejarah baru bagi mereka sepanjang berpartisipasi dalam DBL. Dalam tiga pertandingan terakhir, siswi kelas X ini tercatat selalu menghasilkan double-double.

Catatan itu semakin impresif ketika Richelle bersama Carmel Gabriel dan Jasmine Alika menjadi trisula Aloysius. Mereka tak pernah gagal menghancurkan pertahanan lawan.

Sayangnya Aloy masih belum beruntung tahun lalu. Richelle dan kolega harus puas menjadi runner-up. Kalah dari SMA BPK Penabur Cirebon dalam perebutan gelar juara.

"Saya belajar banyak dari pertandingan DBL tahun lalu. Dapat pengalaman berharga, karena untuk pertama kalinya Aloy masuk final. Saya belajar buat makin konsisten setiap game," ungkap Richelle.

Berkat DBL, dia jadi bisa menilai kekurangannya sebagai pemain basket. Dari itu Richelle selalu mencoba memperbaiki skill maupun permainannya.

Dara manis berusia 16 tahun itu mengungkapkan kerja sama tim yang baik menjadi kunci sukses Aloy musim kemarin. Dia berharap timnya bisa mempertahankan itu untuk musim yang akan datang.

"Selama DBL itu fun banget, ramai, dan vibes-nya beda sama turnamen yang lain. Pokoknya enjoy banget selama DBL," kata campers Honda DBL Camp 2019 itu.(*)

Populer

Rekap DBL Festival 2026 Day 2: Scrimmage Berjalan Panas, Matamiyu Hadir Lagi!
Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi
Rekap Hari Keempat DBL Camp 2026: Top 24 Latihan di Kokas, Wild Card Dibagikan
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio
Bukan First & Second Team, Tapi Para Pemain Ini Berhasil Menembus Top 24 (2)