SURABAYA - Puluhan orang sudah memadati depan DBL Store Pakuwon Mall Surabaya. Padahal jam masih menujukkan pukul 8 pagi. Ketika hampir semua gerai masih tutup. Mereka ternyata para pemburu sepatu AZA 6 'Hari Merdeka'.

Para pemburu AZA 6 'Hari Merdeka' itu tak hanya datang dari Surabaya. Sebelumnya ada, Tri Hariyanto yang datang dari Trenggalek. Tri rela berangkat dari rumah dini hari agar bisa mendapatkan AZA 6 'Hari Merdeka' untuk ulang tahun anaknya. (Baca juga: Kisah Seru Para Pemburu Sepatu AZA 6 'Hari Merdeka', Nomer 2 Bikin Haru!).

Selain Tri, ada banyak pemburu AZA 6 'Hari Merdeka' lain yang datang dari luar Surabaya. Salah satunya Albert Sibagaryani. Pria berusia 59 tahun itu datang dari Banjarmasin. Ia telah merencanakan keberangkatanya sejak anaknya memberitahu bahwa DBL Indonesia akan merilis sepatu edisi khusus, AZA 6 'Hari Merdeka'.

“Ini akan saya bawa menjadi buah tangan untuk anak saya. Dia juga pemain basket di sekolahnya,” tutur Albert. Ayah luar biasa itu rela mengantre sejak pukul 09.00 Wib. Namun, karena telat mengambil nomer antrean, dia harus rela menunggu hingga angka 200. “Tapi gak apa-apa, yang penting anak saya senang. Bahkan, saya sampai tidak kerja hari ini,” ujarnya terkekeh.

Tak hanya dari Banjarmasin, ada juga pembeli lain yang juga datang dari luar pulau. Dia adalah Maulana Yusuf. Remaja 19 tahun itu datang dari Palembang. Saat mendapat informasi dari Instagram bahwa ada rilis AZA 6 'Hari Merdeka', Maulana langsung buru-buru  memesan tiket pesawat ke Surabaya. Dia tak ingin ketinggalan mendapatkan AZA 6 'Hari Merdeka'. Karena itu dia harus datang ke Surabaya sehari sebelum tanggal rilis.

“Karena saya memang ingin memakai produk lokal. Kebetulan saat di kampus nanti saya ingin ikut ekstrakulikuler basket. Membaca review-review, katanya kok sepatu AZA ini bagus. Ini adalah sepatu AZA pertama saya. Dan kebetulan limited. Jadi, senang sekali saya,” ujar Maulana Yusuf.

Selain Maulana Yusuf yang datang dari Banjarmasin, ada juga pembeli yang datang dari Bengkulu. Dila, pemburu sepatu AZA 6 Hari Merdeka yang terbang dari Bengkulu ini, mengaku bahwa ia tak ingin melewatkan kesempatan emas ini. "Sayang sekali kalau anak Surabaya sendiri, malah enggak beli. Orang kita yang dari jauh aja, bela-belain," ujar Dila. Dila telah tiba di DBL Store SSC Pakuwon Mall sejak pukul tiga sore, dua jam menjelang pesta peluncuran AZA 6 Hati Merdeka. Saat mendengar adanya pembeli yang datang dari luar Surabaya, CEO dan Founder DBL Indonesia Azrul Ananda terharu. “Kita berhasil membuat brand lokal (Indonesia, Red) naik kelas. Karena, kita bisa bersaing dengan brand sepatu asing,” kata Azrul. Hingga tulisan ini diturunkan, antrean para pembeli masih terjadi.() 

Populer

Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Java Championship, Jumat 25 September
Berikut Nominasi Kopi Good Day First Team 2026 South Sulawesi Sektor Putra
Jadwal dan Link Streaming DBL East Java-North 2026, Jumat 25 September 2026
Hasil DBL East Jakarta: Debutan Menolak Pulang, Spartan Sukses Revans!
Cara Beli Tiket Online DBL D.I Yogyakarta 2026