Mulai Berbenah, Odiners Ingin Tebus Kegagalan Musim Lalu

| Penulis : 

SMAN 1 Ciomas comeback di Honda DBL 2019 kemarin. Sebelumnya mereka dua tahun vakum. Sauang tim besutan Hildan Havara itu belum menunjukkan hasil memuaskan.

Sempat mengalahkan SMAN 1 Depok di game pertama, tim berjuluk Odiners takluk di tangan SMAN 5 Depok di babak 16 besar. Meskipun kalah, coach Hildan sangat mengapresiasi performa anak asuhnya.

“Alhamdulillah. Saya bersyukur sekali kami dapat satu kemenangan karena itu target minimal bagi saya pribadi," katanya.

Ia sadar betul masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Apalagi ia baru masuk pada awal 2019. "Pasti banyak yang perlu dibenahi. Bukan cuma pemain, saya sendiri juga agar bisa berkembang lagi," ujarnya.

Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangatnya untuk membenahi tim. Dengan mengikuti protokol kesehatan Jajacutapama, ia mencoba menggelar fun games basket bareng anak didiknya. Seminggu sekali. Setiap Selasa atau Kamis.

Keputusan DBL Indonesia menggelar Honda DBL pada Januari 2021 dirasa sangat tepat. Menurutnya, lebih baik diundur daripada tidak ada kompetisi sama sekali. "Karena Honda DBL sangat penting untuk pelajar,” tegas coach Hildan.

Soal kekuatan, ia masih mempercayakan kepada skuad lamanya. Beruntungnya, coach Hildan juga mendapatkan amunisi baru. Ia memiliki satu pemain potensial lulusan SMPN 14 Bogor. "Dia bisa main di posisi satu nantinya," terangnya. (*)

Populer

Menang Besar di Scrimmage Game, Tim Putri DBL All-Star Enggan Merasa Puas
TC Dimulai! Skuad DBL All-Star 2026 Asah Fisik dan Taktik di Hari Pertama
Trivia DBL West Jakarta: Deretan Laga Pemacu Adrenalin Sepanjang Musim Lalu
Iniloh Cerita di Balik Nama EXSCO, Julukan Suporter SMAN 2 Bantul
Daftar Tim Prioritas dan Cara Masuk Jalur Waiting List DBL Bandung 2026