Berlatih dalam keterbatasan bukan jadi alasan untuk tidak all out dalam meraih mimpi. Inilah yang diutarakan oleh Heri Irawan, pemain SMAN 1 Tanjung, Lombok Utara. Salah satu motivasi terbesarnya menjadi pemain profesional dan kelak bisa menjadi pelatih di daerahnya.

"Salah satu yang paling memotivasi adalah AA Ngurah Wisnu Budidharma Saputra. Rata-rata para pemain basket disini ingin bermain bersamanya di level profesional. Wisnu Saputra ini membuktikan bahwa meski dari daerah, kita juga bisa menembus batas dan bersaing dengan pemain profesional lainnya," ujar Heri.

Gempa di Lombok pada 2018 lalu memang sempat membuatnya sedikit putus asa. Bahkan, GOR Kabupaten Lombok Utara yang biasanya digunakan sebagai tempat latihannya pun roboh.

Namun, ia tak mau bermurung terlalu lama. Bersama skuad SMAN 1 Tanjung, mereka pun membereskan sedkit demi sedikit reruntuhan yang menutup bagian lapangan. Sehingga, mereka bisa kembali berlatih.

"Selain itu orang tua juga sangat mendukung. Bahkan aku sering merusak bola karena latihan terus-menerus. Ada mungkin satu karung lebih bola yang ada digudang," ujarnya.

Untuk Honda DBL pada Januari 2021 mendatang, ia memiliki target yang ingin dicapai. Untuk pribadi, ia ingin bisa terus melangkah hingga ke Surabaya untuk menjalani Honda DBL Camp.

"Kalau tim tentu ingin juara. Makanya kami terus mengasah kemampuan di waktu yang terisisa ini," tuturnya. (*)

Populer

5 Cara Menuju Indonesia Arena: Rute TransJakarta, MRT, dan KRL
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi
Usai Tumbangkan Thailand, Indonesia Siap Tantang Filipina di Laga Pemungkas!