Gonz Uji Nama Besar Teladan

| Penulis : 

Dua tim basket dari sekolah yang sama-sama berasal dari Jakarta Selatan harus saling bentrok hari ini, Selasa (12/10). Di Gelanggang Remaja Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Tim putra SMAN 3 Jakarta akan memulai laga pertamanya pada Honda DBL 2021 DKI Jakarta Series. Ketangguhan mereka akan diuji oleh salah satu tim kuda hitam, SMA Kolese Gonzaga. Derby tim asal Jaksel ini bisa disaksikan secara livestream melalui aplikasi DBL Play.

Secara torehan sejarah, Teladan (julukan SMAN 3) memang lebih mentereng ketimbang Gonzaga. Mereka merupakan pemegang dua trofi Honda DBL DKI Jakarta Series. Masing-masing pada edisi 2012 dan 2016 silam. Ditambah satu titel juara penyisihan regional Selatan (South Region) di edisi 2018 silam. Sementara Gonz (julukan SMA Kolese Gonzaga) sendiri tim yang baru ikut di Honda DBL seri Ibu Kota dua musim lalu.

Namun, Gonz bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata. Sebab, tim yang bermarkas di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan itu merupakan semifinalis fase penyisihan South Region tiga tahun silam. Bahkan, salah satu alumninya, Ferdinand Nursalim bisa menembus Best 24 Campers Honda DBL Camp 2018.

Kendati lebih diunggulkan, mereka tidak mau besar hati. Performa anak-anak Setiabudi di dua musim terakhir mendapat sorotan. Itu jadi catatan penting. Terlebih pada penyisihan regional Selatan tahun 2019, mereka harus puas terhenti di semifinal usai kalah dari SMAN 28 Jakarta.

Melawan Gonz hari ini, kapten Teladan Muhammad Syamil menuturkan pelatih mereka, Andi Oktafiyanto sudah meracik startegi setajam mungkin. Termasuk mengenai mental bertanding. “Kita dilatih untuk tidak takut dengan siapapun. Jadi, melawan Gonzaga tidak ada ketakutan sama sekali,” tutur Syamil.

Teknik bertahan man to man defense, transisi, dan motion jadi andalan Syamil dan kolega untuk mengunci pertahanan tim. “Komunikasi di lapangan juga harus baik nantinya di lapangan,” cetusnya.

Selain itu, kekompakkan dan kerjasama tim juga menjadi kunci kemenangan mereka. “Semua rekan setimku punya kekuatannya masing-masing, semua tinggal kita ekskusi di lapangan saja,” tungkasnya (REN)

Populer

Rekap DBL Festival 2026 Day 2: Scrimmage Berjalan Panas, Matamiyu Hadir Lagi!
Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi
Rekap Hari Keempat DBL Camp 2026: Top 24 Latihan di Kokas, Wild Card Dibagikan
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio
Bukan First & Second Team, Tapi Para Pemain Ini Berhasil Menembus Top 24 (2)