SMAN 11 Makassar Jadi Tim Pertama di Fantastic Four

| Penulis : 

MAKASSAR - SMAN 11 Makassar (Eleven) berhasil menjadi tim pertama yang berhasil lolos ke fantastic four setelah menyudahi perjuangan dari SMAN 3 Makassar (Tripple) dengan skor meyakinkan 26-8. 

Kurniawan Hazairin lagi-lagi berhasil membawa skuad putri asuhannya SMAN 11 Makassar ke babak fantastic four setelah musim lalu meraih posisi runner up. 

Bermain di bawah tekanan sebagai runner up tahun lalu tidak membuat Eleven bermain gugup. Terbukti ketika Tripple benar-benar dibuat scoreless pada kuarter dua. Skor 16-2 menutup jalannya paruh pertama. 

Kuarter tiga Eleven sempat kehilangan tempo serangan. Rotasi pemain yang jadi penyebabnya. Mereka hanya mampu menambah empat poin pada kuarter ini. Namun pertahanan Eleven masih tetap konsisten sehingga sanggup membuat Tripple scoreless lagi.

Tripple yang mengalami kebuntuan hingga kuarter tiga. Kini mereka tampil lebih baik pada kuarter empat. Serangan yang mereka lakukan pun sedikit membaik. Enam poin berhasil dikumpulkan oleh pasukan Tripple ini. Sayang, enam poin itu tak mampu mengangkat Tripple dari kekalahan. 

Kapten Eleven, Siti Fatimah, mengakui bahwa hasil yang mereka peroleh hari ini tidak terlepas dari kedisiplinan latihan yang diberikan. Bahkan Coach Kurni yang juga memegang skuad putra SMAN 11 Makassar tidak membedakan dalam memberi porsi latihan.

Coach Kurni memang begitu, tidak ada bedanya latihan tim putri dan putra. Jam latihan kami sama. Kalau pemanasan, push up, lari, dan lainnya semuanya sama. Katanya kalau mau juara harus begitu. Itulah sebabnya kami bisa tampil,” pungkas Siti Fatimah.

Hasil lengkap statistik dan profil pemain pada pertandingan ini klik di sini.

Populer

NPD Tampil di DBL Festival, Niky Putra: Ini Wadah Terbaik Anak Muda Indonesia
Rekap DBL Festival 2026 Day 3: Vierratale Ajak Penonton Nostalgia Lagu Lama
From Delulu to Solulu! Curhatan Iseng Sean Jason di Second Accout Jadi Kenyataan
Hasil Semifinal Kopi Good Day 3X3 Junior Competition, Siapa Melangkah ke Final?
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio