BANDUNG - Kemenangan SMAN 8 Bandung (Delapan) atas SMA Santa Angela Bandung dalam lanjutan babak sweet sixteen ternyata menyimpan haru yang mendalam untuk Rafi Ahmad, sang power forward. Tidak hanya Rafi, seluruh tim SMAN 8 pun merasakan perasaan yang sama.

Ya, tepat sebelum laga di mulai Rafi mendapat kabar dari keluarganya. Bahwa nenek tercintanya menghembuskan nafas terakhir. Berita duka itu membuat Rafi terpukul sekaligus gamang. Tapi Rafi memutuskan tetap mengikuti laga perdana ini. Apalagi laga ini sangat menentukan bagi perjalanan timnya.

Bermain dalam suasana sedih tak membuat permainan Rafi hancur. Justru sebaliknya. Rafi bermain sangat luar biasa. Ia menorehkan 7 poin, 3 rebound, 5 assist, dan 1 block. Dalam suasana kebatinan yang normal, mungkin banyak pemain bisa menorehkan catatan seperti itu. Bahkan lebih. Tapi dalam suasana duka seperti yang dialami Rafi, tak mudah mencatatkan capaian seperti itu. Bahkan Rafi menjadi pemain penting di laga ini. Sebab dia yang membawa timnya membalikkan keadaan di detik-detik akhir laga.

Pengorbanan Rafi tak sia-sia. Timnya berhasil memenangi laga. Melanjutkan langkah ke babak berikutnya. Sesaat setelah bunyi buzzer, Rafi pun langsung dipeluk rekan-rekan setimnya. Para pemain SMAN 8 menangis sesenggukan. Ikut merasakan duka yang dihadapi Rafi.

Tidak banyak kata yang dapat dikeluarkan oleh Rafi selain mengatakan, hasil laga ini dia persembahan untuk nenek yang dipanggil sang Khalik. Didampingi oleh coach Deana Muharama Setiawan, seluruh tim pun kompak untuk mempersembahkan kemenangannya untuk mendiang nenek dari Rafi Ahmad.

"Kami persembahkan kemenangan ini untuk neneknya Rafi. Beliau menghembuskan nafas terakhir tepat beberapa jam sebelum pertandingan dimulai. Dan Rafi sendiri memilih tetap bermain hari ini," ucap coach Deana. Hebat Rafi. Semoga keluarganya diberikan ketabahan. Mendiang neneknya mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Amin.

Inilah profil Rafi Ahmad

Inilah laga panas SMAN 8 Bandung melawan SMA Santa Angela Bandung itu: 17 Detik Terakhir Yang Menegangkan Bagi Delapan

Populer

NPD Tampil di DBL Festival, Niky Putra: Ini Wadah Terbaik Anak Muda Indonesia
Rekap DBL Festival 2026 Day 3: Vierratale Ajak Penonton Nostalgia Lagu Lama
From Delulu to Solulu! Curhatan Iseng Sean Jason di Second Accout Jadi Kenyataan
Hasil Semifinal Kopi Good Day 3X3 Junior Competition, Siapa Melangkah ke Final?
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio