ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Marsya Nur saat melantai di DBL Pontianak 2025-2026 dan meraih juara di Kejurda 2025 Cabor Bola Tangan (Dok. Pribadi)

Bagi Marsya Nur Cantika, pengalaman melantai di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 West Kalimantan menyimpan arti yang begitu mendalam. Sebab, musim ini menjadi penutup perjalanannya bersama tim putri SMAN 1 Pontianak (Smansa).

Meski langkah mereka harus terhenti di babak Fantastic Four, gadis yang akrab disapa Marsya itu tetap melayangkan apresiasi tinggi kepada rekan-rekan timnya yang telah mengerahkan upaya semaksimal mungkin.

“Banyak proses yang kami lewati, mulai dari adaptasi tim, naik-turun performa, sampai akhirnya bisa menembus Fantastic Four. Itu bukan cuma soal hasil, tapi bukti kerja keras, konsistensi, dan kepercayaan satu sama lain di dalam tim,” ujar Marsya. 

Perjalanan tersebut terasa semakin istimewa, mengingat ia sendiri bukanlah pemain yang tumbuh di dunia basket sejak dini. 

Pemain bernomor punggung lima itu mengaku baru mengenal olahraga ini ketika menginjak bangku SMA.

Baca Juga: Rekor! Evangelista Samiagu Catat Triple-Double Pertama di DBL Pontianak

”Awalnya, tahu dari lingkungan sekitar dan ekskul di sekolah. Dari situ, saya tertarik karena basket itu cepat, lingkungannya enak, dan butuh kerja sama tim yang kuat. Semakin dijalani, saya makin enjoy sama tantangannya, baik secara fisik maupun mental. Akhirnya, memutuskan untuk menekuninya lebih serius,” terangnya. 

Dari situ, rasa penasarannya terhadap dunia olahraga pun kian tumbuh. Di luar lapangan basket, Marsya juga aktif menggeluti bola tangan. 

Yang bikin menarik, ketertarikannya pada cabang olahraga ini justru berawal dari sosok teman sebangkunya, Evangelista Samiagu, yang juga menjadi rekan satu timnya di tim basket.

”Ternyata, karakter permainannya cukup cocok dengan saya karena juga membutuhkan kerja sama tim seperti basket. Tapi, pasti tetap ada tantangannya karena harus membagi fokus dan energi,” tutur Marsya. 

Ia kemudian melanjutkan. “Kedua olahraga ini sama-sama menuntut fisik, teknik, dan konsentrasi yang tinggi. Jadi, saya harus bisa mengatur waktu latihan, recovery, dan mental supaya performa di keduanya tetap maksimal.”

Kendati demikian, rintangan yang menghampiri tidak sebanding dengan tekad besarnya untuk bisa berkembang sebagai seorang atlet. 

Sosok berperawakan 180 sentimeter itu kemudian menjajal peruntungannya dengan mengikuti seleksi kejuaraan daerah (Kejurda) pada tahun lalu. Latihan intens yang ditempuh selama dua bulan pun akhirnya membuahkan hasil manis. 

“Pelan-pelan, hasilnya terlihat dan saya akhirnya meraih juara dua. Prestasi yang saya capai sejauh ini adalah hasil disiplin latihan, dukungan pelatih, serta pengalaman bertanding yang terus membentuk mental saya,” tegasnya. 

Baca Juga: Gavriel Alvinno Bongkar Rahasia di Balik Ketangguhan Putra Santu Petrus

Di tahun terakhirnya sebagai siswi SMA, Marsya tak menampik kalau dirinya masih terbuka dengan peluang untuk terus menjalani basket dan bola tangan secara bersamaan. Menurutnya, kedua olahraga ini sama-sama memberikan pelajaran berharga, meski dengan pendekatan yang berbeda. 

“Selama masih memungkinkan secara fisik dan jadwal, saya ingin memaksimalkan potensi saya di dua bidang ini sambil tetap melihat prioritas ke depannya. Saya juga harus memprioritaskan nilai akademik, mengingat tahun ini akan lulus SMA,” ucap Marsya. 

Di sisi lain, Marsya juga menyimpan harapan pribadi agar dirinya bisa menjadi lebih konsisten dan mampu memberi kontribusi yang lebih besar, baik di dalam maupun luar lapangan.

Sebagai informasi, DBL Pontianak 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY