ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Stevaline Nazumi saat di DBL Pontianak 2025-2026 (kiri) dan saat menerima trofi FLS3N 2025 (kanan) (Dok. Pribadi)

Siapa bilang student athlete cuma bisa bersinar di lapangan? Bagi Stevaline Nazumi, panggung seni juga menjadi tempatnya bertumbuh. 

Yap, cewek yang akrab disapa Stev itu dikenal sebagai pemain tim putri SMA Bina Mulia Pontianak yang menyimpan talenta, baik di dunia tari maupun puisi. 

Sebelum benar-benar menaruh fokus penuh pada basket, ia ternyata sempat mencicipi panggung DBL Dance Competition 2023 West Kalimantan. Sebuah pengalaman yang tentu menambah warna dalam perjalanannya sebagai siswi SMA. 

Tak berhenti di situ, bakat seni Stev justru semakin berkembang di bidang yang tak terduga, yakni membaca puisi. 

“Awalnya, saya hanya iseng mengikuti lomba puisi saat acara class meeting di sekolah. Ternyata, saya mendapatkan juara di perlombaan itu. Sejak saat itu, saya sering disuruh untuk membacakan puisi ketika ada acara atau kegiatan di sekolah,” cerita Stev. 

Baca Juga: Perjalanan Marsya Nur yang Berprestasi di Basket Sekaligus Bola Tangan

Lebih lanjut, ia mengaku kalau ketertarikannya pada puisi membuat dirinya menjadi pribadi yang lebih percaya diri. Keseriusannya dalam menggeluti bidang ini pun membawa pemain bernomor punggung 10 itu melangkah lebih jauh. 

“Tahun lalu, saya ditawarkan oleh guru Bahasa Indonesia untuk mengikuti lomba FLS3N di bidang membaca puisi,” terang Stev.

”Oleh karena itu, saya mengikutinya dan latihan dengan serius bersama guru pembimbing. Di perlombaan itu, saya berhasil mencetak prestasi juara dua di tingkat Kota Pontianak,” sambungnya. 

Lebih lanjut, Stev tak segan untuk turut menceritakan awal perkenalannya dengan basket. Rupanya, ia telah menjajal olahraga ini jauh sebelum dirinya menaruh kecintaan pada seni.

Semua itu hanya berawal dari keinginannya untuk mengisi waktu luang saat masih duduk di bangku sekolah dasar. 

“Namun, minat saya semakin tumbuh ketika mengikuti latihan di klub dan ekstrakurikuler. Hal itu yang membawa saya dapat bermain basket di berbagai kompetisi, termasuk di DBL Pontianak,” ujarnya. 

Tak heran, sosok dengan tinggi 163 sentimeter itu begitu menikmati setiap momen yang dilalui di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 West Kalimantan. Apalagi di musim terakhirnya ini, ia berhasil membawa Bina Mulia melangkah ke Fantastic Four untuk pertama kali.

”Menurut saya, DBL di musim ini menjadi memori dan kenangan yang indah karena tim putri Bina Mulia berhasil mencapai Fantastic Four. Saya merasa bangga menjadi bagian dari tim ini dan bisa bermain di tahun terakhir,” tegasnya. 

Baca Juga: Gavriel Alvinno Bongkar Rahasia di Balik Ketangguhan Putra Santu Petrus

Menutup perjalanannya, Stev menyimpan harapan besar. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk para penerusnya di Bina Mulia.

“Semoga saya dapat meneruskan hobi agar dapat mengikuti banyak kegiatan perlombaan saat kuliah. Kemudian, harapan buat Bina Mulia semoga bisa kembali dengan versi yang lebih kuat dan persiapan yang matang. Lakukan yang terbaik hingga bisa masuk ke babak final,” pungkasnya. 

Sebagai informasi, DBL Pontianak 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY