ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aksi Albie Tjie (kiri) dan Albie Elder (kanan) saat laga tim putra SMA Sutomo1 Medan versus SMA Swasta Maitreyawira Deli Serdang di DBL Medan 2025-2026

Albie Tjie Tadeo (Tadeo) dan Albie Elder Talieco (Albie) menambah daftar panjang kakak-beradik yang kompak melantai di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026. 

Albie sendiri merupakan kakak kandung Tadeo dengan selisih usia yang terpaut kurang dari dua tahun. Kini, nama keduanya berada dalam daftar roster tim putra SMA Swasta Maitreyawira Deli Serdang (SMW).

Berbicara soal kiprah sebagai student athlete, Tadeo bercerita bahwa keterkaitan keduanya mendalami basket berkat ajakan sang ayah. 

“Papa mengajak kami ikut latihan basket untuk mengisi hari Minggu. Namun saat pandemi, kami berhenti bermain basket. Setelah pandemi selesai, kami kembali diajak bermain basket oleh teman sekolah,” ucap Tadeo.

”Kami selalu merasa senang saat bermain basket, makanya kami bisa jatuh hati sama basket,” sambungnya. 

Baca Juga: Efrida Yanti, Sang Nakhoda Cinta Budaya yang Juga Sibuk Ukir Prestasi di Futsal

Terlebih, jarak usia yang tidak jauh pun membuat Tadeo dan Talieco lebih mudah untuk membangun chemistry di lapangan. 

Ditambah lagi, mereka juga kerap menghabiskan waktu untuk saling membahas permainan satu sama lain. 

“Saya rasa kekuatan kami itu ada di koneksi. Bisa dibilang, koneksi kami lebih kuat dibanding dengan orang lain. Saya juga merasa bahwa kami bisa menutupi kelemahan satu sama lain,” terang Tadeo. 

Berada dalam satu tim yang sama dengan saudara menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Tadeo. Ia menyadari bahwa pengalaman ini tidak menghampiri semua student athlete

Di sisi lain, penggawa kelahiran 2010 itu merasa bersyukur karena dukungan orang tua terus mengiringi di setiap langkah mereka. 

“Bisa bermain satu tim dengan saudara sendiri itu sangat menyenangkan, meskipun terkadang ada pertentangan. Tapi, saya sendiri selalu merasa koneksi saat bermain dengan saudara berbeda dengan teman setim,” ujar Tadeo.

Ia kemudian melanjutkan. “Orang tua kami juga berkontribusi besar dalam perjalanan basket kami. Mereka selalu menemani kami dan selalu hadi di setiap match.”

Baca Juga: Sean Filbert dan Evan Wilbert, Kakak-Adik Kompak Raih Prestasi di Bidang Sains

Sayangnya, musim ini menandai kesempatan terakhir Tadeo berlaga bersama sang kakak di gelaran DBL Medan. Sebab, Albie saat ini telah berstatus sebagai siswa tahun terakhir. 

Meski langkah skuad SMW harus terhenti di Big Eight, Tadeo sama sekali tidak dihantui penyesalan. Baginya, ia dan rekan-rekan setim sudah mengerahkan perfoma maksimal di setiap pertandingan. 

“Saya merasa musim ini tidak begitu mengecewakan bagi kami. Pelajarannya mungkin basket itu enggak semua tentang skill, tapi juga soal mental dan pikiran. Semoga musim depan tim SMW bisa sampai ke Fantastic Four,” tutupnya.

Sebagai informasi, DBL Medan 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY