ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Evan Wilbert dan Sean Filbert saat mengikuti DBL Medan 2025-2026 (kiri) dan saat mengikuti Youth Change-Maker Summit 2025

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 North Sumatra menjadi pengalaman penuh kesan bagi tim putra SMA Swasta Batari School. 

Bahkan, momen ini kian bermakna bagi Evan Wilbert Halim dan Sean Filbert Halim. Dua kakak-beradik yang akhirnya berkesempatan mencicipi atmosfer turnamen basket pelajar terbesar di Indonesia untuk pertama kalinya.

Sean sendiri kini sudah menyandang status sebagai siswa tahun terakhir. Sementara, Evan merupakan pemain sophomore

Tidak ada penyesalan dalam diri keduanya, meski skuad Batari harus tunduk di hadapan SMA Bangun Insan Mandiri Medan dengan skor akhir 45-20 pada Minggu, 8 Februari 2026.

“Permainan kami sudah baik sih sebenarnya, cuma kurang hustle dalam rebound, defense, dan lain-lain. Jika ada rencana join event DBL lagi akan ditingkatkan pada semua aspek, deh,” ucap Evan. 

Baca Juga: Buzzer Beater Cleandro Jasver Bawa Skuad SIS Lolos dari Tekanan Sutomo 2!

Menariknya, kesempatan turun ke lapangan DBL Medan ini bak mimpi yang akhirnya menjadi nyata bagi Evan dan Sean. Sebab, kecintaan mereka terhadap basket berawal dari menyaksikan partai puncak DBL Medan ketika keduanya masih menempuh pendidikan di bangku SMP.

“Kita sempat melihat SMA Sutomo 1 Medan dan SMA Methodist 2 Medan. Kita melihat mereka main dengan keren dan sangat berenergi, jadinya mulai tertarik,” kenang Evan. 

Di balik kemampuan mereka dalam mengolah bola, siapa sangka kalau Evan dan Sean juga kompak berprestasi di luar lapangan. 

Hebatnya, kedua saudara tersebut berhasil membawa pulang medali perunggu dalam ajang sains Youth Change-Maker Summit 2025 berkat inovasi mereka dalam mengembangkan bahan ramah lingkungan sebagai pengganti styrofoam. 

“Itu sebenarnya kita tidak expect juga bisa mendapat juara. Kami cuma coba-coba ikut tanpa tahu bisa lolos di setiap babak. Lalu, sampailah ke babak terakhir di Bandung dan mendapat medali tersebut,” cerita pemain bernomor punggung 11.

Ia kemudian melanjutkan. “Dari seluruh subjek, saya paling cepat bisa memahami sains. Walaupun banyak yang bilang subjek tersebut susah, bagi saya itu sangat menyenangkan, sih.”

Baca Juga: Jarvis Fulvius dan Jethro Fabilius, Kakak Adik yang Kompak Bela Medan Mulia

Perjalanan Evan sebagai pelajar SMA masih menyisakan satu tahun ke depan. Di rentang waktu ini, ia sudah merencanakan untuk menggali banyak pengalam baru lewat berbagai ajang perlombaan akademik, tanpa meninggalkan dunia basket.

“Di kelas 12 nanti, saya mungkin akan lebih fokus ke bidang sains. Basket itu cuma hobi, tapi tetap akan bermain ke depannya. Saya juga mau lebih optimistis kalau saya bisa melakukan apa pun dan tetap percaya diri sampai nanti,” tutupnya. 

Sebagai informasi, DBL Medan 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY