Opening Party Honda DBL with KFC 2022 Central Java Series - North Region tak hanya menampilkan beragam gim seru. Delapan tim dancer siap unjuk gigi di UBS Gold Dance Competition 2022. 

Dua tim dancer dari SMA Tritunggal Semarang dan SMA IT Bina Amal menjadi pembuka liga hari ini Kamis (6/10). Keduanya sukses menginovasikan tema ‘I AM 24K’ dengan story line dan konsep yang menarik. 

Salah satunya dari Cahdancer - sebutan tim dance dari SMA Tritunggal Semarang. Di penampilannya musim ini mereka membawakan cerita cukup unexpected. Caela dan Vallerie anggota Cahdancer menceritakan story line yang dibawakannya. 

“Kami mengusung cerita mengenai anak yatim. Ceritanya si anak yatim ini memang dipandang dengan banyak kekurangan. Namun di masa depan mereka bisa menunjukkan kalau mereka itu ternyata luar biasa,”  jelasnya. 

“Tim kami memilih tokoh anak yatim itu karena di cerita ini kami menganggap anak yatim ini sebagai anak emas. Mereka memang memiliki kekurangan tapi ternyata mereka juga berharga dan bisa membanggakan,” tambah Caela. 

Bina Amal Dance Crew di UBS Gold Dance Competition 2022

Beralih ke Bina Amal Dance Crew. Husain salah satu anggota dancer menceritakan timnya mengusung koreo budaya Indonesia. Beberapa gerakan dan musik terlihat diracik dengan aneka gerakan dan musik tradisional Indonesia. 

“Konsep kami ingin menampilkan budaya Indonesia. Maka dari itu tadi gerakan-gerakan kami dikombinasikan dengan musik dan gerakan tarian dari asal masing-masing daerah,” jelasnya,

Husain menegaskan tema ‘I AM 24K’ dari UBS Gold Dance Competition 2022 kali ini ingin menunjukkan betapa indahnya budaya dan tradisi Indonesia. Budaya Indonesia seperti emas berharga yang perlu di jaga. (*) 

Baca Juga: Wayahe Nribun, Ayo Kembali Hebohkan Sahabat Arena!

Populer

Ke Amerika! Ini Skuad Elite Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2024
Berikut Ukuran dan Tinggi Ring Basket yang Sesuai Aturan FIBA
Campers Asal Papua Jadi Inspirasi Ghiffa Shauqy Dalam Melantun
DBL Arena Selesai dalam Tujuh Bulan
Jadi Ajang Tingkatkan Kualitas Wasit