SURABAYA - Laga penentuan juara grup antara SMAN 1 Waru dan SMAN 1 Surabaya, Jumat (6/9) benar-benar riuh. Baik di tribun utara maupun selatan, sama-sama heboh dan menggilanya.

Para penghuni tribun itu adalah Unomania dari SMAN 1 Waru dan Siji Mania dari SMAN 1 Surabaya. Kedua suporter itu datang dengan ratusan siswa-siswinya. Tujuannya satu, menyemangati tim kebanggaannya di laga penentuan juara grup.

Meski sama-sama membawa nama SMAN 1 dari daerah berbeda. Tapi tak ada perselisihan sedikitpun yang terjadi. Justru mereka saling respect satu sama lain.

"Buat apa datang ke DBL Arena untuk berseteru. Kami tunjukan loyalitas dengan cara yang baik dan damai," kata Muhammad Faisal, koordinator Unomania.

Hal yang sama juga dinyatakan oleh koordinator Siji Mania, Salvian Tiyo. Ia juga mengamini bahwa sejatinya suporter harus saling menghormati.

"Yang bertanding basket biarlah bertanding. Kami sama-sama jaga kerukunan antar suporter," katanya sambil tersenyum.

Seperti biasanya Unomania tampil dengan maskotnya, Koru yang lucu. Sedangkan Siji Mania dengan koreografi tiga dimensi ala mereka.

Usai laga mereka berkumpul di depan DBL Arena dan duduk berdampingan. Duo suporter SMAN 1 ini bangga tim putra mereka sama-sama ke playoffs.

Populer

TC Dimulai! Skuad DBL All-Star 2026 Asah Fisik dan Taktik di Hari Pertama
Menuju DBL South Kalimantan: Putra SMAN 2 Banjarbaru Targetkan Tembus Final
Kehadiran Ayah Kuatkan Tekad Fiorenza Celesta untuk Bersinar di Lapangan
Mengenal Pola Pertahanan dalam Permainan Basket dan Teknik Melakukannya
Menang Besar di Scrimmage Game, Tim Putri DBL All-Star Enggan Merasa Puas