ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aksi penggawa Sewelas, Rafa Azzahran Falah Purnama Putra saat laga menghadapi ITP Surabaya di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Rafa Azzahran Falah Purnama Putra tidak pernah merencanakan untuk menjadi pemain basket. Bahkan ketika pertama kali mengenal olahraga tersebut, ia belum bisa melakukan hal-hal paling dasar di lapangan.

Semua bermula dari sang mama yang menyuruhnya bermain basket saat duduk di kelas IX SMPN 61 Surabaya.

“Awalnya disuruh basket. Habis itu ikut ekskul,” cerita Rafa.

Ia kemudian mencoba mengikuti ekstrakurikuler di sekolah. Namun, kemampuannya saat itu masih sangat terbatas. Layup belum bisa, dribble pun belum dikuasai. Untuk masuk ke tim utama sekolah pun Rafa belum mampu.

“Enggak bisa layup, enggak bisa dribble, semua enggak bisa,” kenangnya.

Baca juga: Jas Hujan Jadi Gaya Putra Slekoors saat Tiba di DBL Arena

Rafa akhirnya hanya menjadi pemain cadangan dan tidak mendapat kesempatan bermain. Bagi seseorang yang baru mulai mengenal basket, pengalaman tersebut justru meninggalkan rasa kecewa.

“Pas kelas IX itu enggak kepilih masuk tim, cuma cadangan, enggak dimainin. Nah, dari situ kan agak marah,” ujar Rafa.

Alih-alih berhenti, rasa kecewa itu justru membuat Rafa ingin membuktikan diri. Ia mulai berlatih lebih serius dengan bergabung bersama klub basket.

Di sanalah Rafa benar-benar belajar dari dasar. Ia tidak langsung berubah menjadi pemain yang mahir. Butuh waktu sekitar satu tahun sampai ia mulai merasakan perkembangan.

“Setahun,” jawabnya ketika ditanya berapa lama sampai mulai merasakan progres.

Dalam waktu tersebut, kemampuan dasarnya mulai terbentuk. Layup sudah bisa, dribble mulai dikuasai, dan ia mulai mampu bermain dengan lebih baik. Namun, Rafa sadar masih banyak yang harus diperbaiki, terutama soal mental bertanding.

Perlahan, basket yang awalnya hanya dilakukan karena permintaan mama berubah menjadi sesuatu yang ia sukai.

Kini, Rafa sudah duduk di kelas XI dan menjalani tahun keduanya bersama tim basket putra SMAN 11 Surabaya, Sewelas, di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.

Baca juga: Stronger Together, Cara Casual Slekoors Berdiri di Belakang Slekoors

Perjalanan dari titik nol itu kembali terlihat dalam pertandingan Sewelas melawan SMA ITP Surabaya di DBL Arena pada hari Sabtu, 5 September 2026. Rafa mendapat kepercayaan bermain selama 25 menit dan menyumbangkan 9 poin serta 3 rebound untuk membantu Sewelas menang 29-9.

Meski mencatatkan kontribusi tersebut, Rafa belum merasa puas.

“Belum,” katanya.

Bukan karena sembilan poin yang dicetaknya. Ada target yang menurutnya jauh lebih penting.

“Belum bisa bawa tim sekolah ke Round 2,” lanjut Rafa.

Keinginan membawa Sewelas melangkah lebih jauh menjadi alasan lain baginya untuk terus berkembang. Bersama Sewelas, Rafa menjalani latihan dua hingga empat kali dalam sepekan. Mereka juga rutin melakukan sparing sebagai bagian dari persiapan.

Di luar latihan tim, Rafa punya caranya sendiri menjaga kondisi fisik. Ia melakukan conditioning seperti squat, push-up, dan jogging.

Namun, perjalanan Rafa sampai titik ini tidak hanya dibangun lewat latihan. Ada dukungan orang tua, teman-teman, dan coach yang membuatnya terus bertahan.

Terutama sang mama, sosok yang justru menjadi alasan pertama Rafa menyentuh bola basket.

Kini, mama masih rutin datang menyaksikan pertandingan Rafa. Bahkan setelah bertanding, ada bentuk apresiasi sederhana yang biasa diberikan kepadanya. Terakhir, Rafa mendapat traktiran steak dari sang mama.

Satu pesan dari mama juga masih ia ingat setiap kali bermain.

“Main jadi diri sendiri, main yang terbaik, enggak usah peduliin kata orang-orang.” tutup Rafa.

Baca juga: Demam Panggung Pernah Mengiringi Yemima, Kini Ia Lebih Tenang di Buwitashakti

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS