Berakhir sudah perjalanan Faishal Pradana bersama tim putra SMAN 2 Yogyakarta (Smada) di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Yogyakarta. 

Di musim terakhirnya, Faishal, begitu ia disapa, sukses membawa timnya melangkah hingga babak Playoffs.

Meski pencapaian ini masih meleset dari target, ia tetap bersyukur karena skuad Smada telah mengerahkan upaya terbaik di setiap pertandingan. 

“Target sih sebenarnya Fantastic Four. Tapi karena lawannya agak berat, jadinya gugur deh. Walaupun kurang puas, kami jadi ngerti kalau semua perjalanan tidak ada yang instan. Musim ini juga angkatanku sudah enggak kayak tahun lalu yang sampai fase grup aja,” tutur Faishal.

Baca Juga: Mahardika Bagdja dan Momen Tak Terlupakan di DBL Yogya 2025

Setelah menuntaskan misinya, ia tengah menikmati momen akhir tahun dengan menjalani “ritual” kembali ke kampung halaman yang terletak di Kutai Timur.

Bahkan, cowok berperawakan 172 sentimeter tersebut sudah merencanakan berbagai aktivitas seru untuk sekadar melepas penat.

“Liburan ini, aku ngumpul sama keluarga soalnya orang tua kan juga di sana (Kutai Timur), jadi temu kangen. Terus, paling bakal jalan-jalan sama keluarga ke mall atau wisata alam. Rencananya mau ke kepulauan atau air terjun,” ceritanya dengan semangat. 

Bukan hanya itu, Faishal juga sudah rindu dengan hidangan buatan mama yang tidak pernah terlewat disajikan saat dirinya berkunjung ke tanah kelahiran. Kira-kira, apa itu?

”Kalau keluarga lagi ngumpul, mama pasti buat kepiting lada hitam. Soalnya kalau di Kutai Timur kan lebih dekat sama pantai dan banyak tanaman bakau. Jadi, kepitingnya lebih enak sama gede-gede, hehehe,” tutur Faishal. 

Baca Juga: Terpilih First Team dan Jadi MVP, Quinnsha Ferlin, Yakin Bisa Lebih!

Di tengah agenda itu, Faishal ternyata juga tidak mengesampingkan aspek akademik menjelang ujian masuk perguruan tinggi yang kian mendekat. Ia ingin memanfaatkan beberapa bulan tersisa untuk memaksimal persiapan ini, terlebih setelah gelaran DBL Yogyakarta 2025 resmi usai. 

“Aku juga sudah nyicil buat belajar UTBK, meskipun kadang tetap basketan, sih. Berhubung kelas 12 sudah purna, kami tinggal menyerahkan ke angkatan di bawah kami. Semoga ke depannya tim basket Smada bisa berproses dan dapat target yang lebih baik,” tutupnya.

Sebagai informasi, DBL Yogyakarta 2025 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Kembali Berjaya, UPH College Back-to-back Champion DBL Banten!
Putri KB Eagles Kembali Sabet Gelar Juara DBL Banten
Annisa Almaghvira dan Sudut Pandangnya Melihat Basket
Berikut Deretan Tim yang Siap Bertempur di DBL Lampung 2025-2026
Cek! Berikut Daftar Peserta AZA 3X3 Competition 2025-2026 West Kalimantan