Empat musim telah berlalu. Waktu yang cukup panjang bagi tim putri SMK Immanuel II Sungai Raya untuk menepi dari panasnya tensi di lapangan sejak musim 2021.

Kini, mereka kembali datang menghiasi persaingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 West Kalimantan. Bukan dengan tangan kosong. Melainkan, dengan persiapan yang jauh lebih matang. Ditambah pula, komposisi pemain yang kian solid. 

Termasuk, kehadiran Octavia Selvi sebagai mesin poin bagi skuad Immanuel. Di laga perdana, aksi Octa (sapaan karibnya) langsung mencuri perhatian. 

Ia menyumbangkan 11 poin, 7 rebound, dan 7 steal. Rentetan angka ini pun menghadiahkan kemenangan bagi skuad Immanuel atas SMA Maranatha Pontianak dengan skor akhir 25-10 pada Minggu, 25 Januari 2026.

Baca Juga: Percaya Diri Jadi Kunci Nathan Teddy Jalani Debut di DBL Pontianak

”Menurut saya, game pertama yang menandakan kami comeback ini masih memiliki cukup banyak kekurangan. Walaupun sebelumnya kami sempat bertanding di beberapa pertandingan lain, atmosfer dan tekanan di DBL terasa sangat berbeda,” ucap Octa. 

Ia kemudian menambahkan. “Hasil yang kami dapatkan ini sebetulnya belum sesuai dengan ekspektasi. Masih ada evaluasi, terutama dari cara kami bermain. Komunikasi masih kurang, finishing juga belum maksimal, dan beberapa pemain terburu-buru serta kurang tenaga.”

Ya, Octa tidak ingin tidur panjang yang telah dilalui putri Immanuel berujung sia-sia. Mengingat, kembali menapakkan kaki di DBL Pontianak 2025-2026 jelas bukan perkara mudah. 

Apalagi, mereka juga mesti beradu lapangan dengan para rival yang memiliki jam terbang jauh lebih tinggi dalam meramaikan gelaran ini.

“Perjuangan kami bisa dibilang sangat besar. Selama beberapa tahun terakhir, alasan utama tidak mengikuti DBL adalah karena kekurangan pemain. Kami berusaha keras mencari pemain yang bisa mendukung niat kami untuk kembali bermain di DBL,” ujar Octa. 

Sebelum akhirnya benar-benar turun berlaga dalam format lima lawan lima, Octa bersama rekan-rekannya lebih dulu menjajal kemampuan lewat AZA 3X3 Competition 2024 West Kalimantan.

Di situ, putri Immanuel berhasil mengamankan satu tiket ke Fantastic Four. Pencapaian ini tentu menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi mereka.

Baca Juga: Bambang Andhika dan Impian Bergabung DBL Camp yang Belum Padam

“Tekad kami semakin besar untuk bisa kembali bermain di 5 on 5 dan meraih hasil yang terbaik,” tegas pemain bernomor punggung tujuh. 

Meski belum seratus persen sempurna, ia berharap agar kemenangan pertama Immanuel ini bisa menjadi penanda baik untuk perjalanan mereka mendatang. 

“Kami ingin menciptakan momen yang terbaik dan paling berkesan, khususnya untuk kakak kelas kami yang sudah kelas 12. Ini merupakan tahun terakhir mereka bermain bersama sebelum lulus,” pungkasnya.

Sebagai informasi, DBL Pontianak 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Hasil DBL Lampung: Sepuluh Solid Tak Terbendung, Fransiskus Siap Jumpa Smanila!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Lampung, Minggu, 25 Januari 2026
Comeback Setelah Hampir Satu Dekade, Smanpat Langsung Raih Kemenangan Perdana!
Hasil DBL Pontianak: Tiket Playoffs Pertama Menemukan Pemiliknya!
Fransiskus Kejar Mimpi Jadi Idol, Perintis 2 Angkat Kisah Sri Asih