Basket kini benar-benar menjejak Kepulauan Seribu. Untuk pertama kalinya, pembinaan basket hadir langsung menyapa pelajar di wilayah kepulauan.
DBL Academy bersama Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jakarta menggelar Basketball Clinic Kepulauan Seribu di SMAN 69 Jakarta pada Rabu, 4 Februari 2026.
Agenda ini menjadi tonggak awal pembinaan basket di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Ketua Umum Perbasi Kepulauan Seribu, Muhammad Reza Anugrah, menyebut kegiatan ini lahir lewat kegelisahan sekaligus mimpi pribadi.
Sejak awal menjabat, ia ingin basket tidak hanya hidup di daratan Jakarta, tetapi juga tumbuh di wilayah kepulauan.
“Sebagai Ketua Umum Perbasi Kepulauan Seribu, saya ingin anak-anak di sini punya wadah sendiri. Mereka harus bisa bermain basket di Kepulauan Seribu, bukan harus ke Jakarta Selatan atau Timur,” ujar Reza.
Keinginan itu lalu disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu dan mendapatkan respons positif.
Dukungan juga datang dari Perbasi Jakarta hingga akhirnya kolaborasi bersama pihak DBL Academy terwujud.
Reza mengakui, menggelar kegiatan pembinaan di Kepulauan Seribu bukan perkara mudah. Adanya keterbatasan fasilitas, akses, hingga minimnya agenda olahraga menjadi tantangan tersendiri. Namun justru dari situ, urgensi kegiatan ini semakin terasa.
“Potensinya ada. Anak-anak ini cinta basket, ingin main basket. Tapi memang belum ada wadah dan belum ada yang mengarahkan,” tambahnya.
Baca Juga: DBL Academy Jadi yang Pertama Gelar Basketball Clinic di Kepulauan Seribu
Antusiasme peserta menjadi bukti nyata. Meski ini adalah Basketball Clinic perdana di Kepulauan Seribu, para pelajar menunjukkan semangat tinggi sejak awal kegiatan.
Bagi Reza, respons positif dari pemerintah daerah dan sekolah menjadi sinyal kuat bahwa basket punya tempat di sini.
“Dari Pemkab sendiri bilang ini sejarah. Artinya, kegiatan seperti ini memang dibutuhkan dan ditunggu,” jelasnya.
Potret foto bersama para peserta jajaran Perbasi dan Dispora Jakarta juga para pelatih DBL Academy usai Basketball Clinic Kepulauan Seribu
Sejalan dengan Perbasi, Dispora Jakarta juga memandang Basketball Clinic Kepulauan Seribu sebagai langkah strategis.
Yandi, perwakilan Dispora Jakarta, menyebut kegiatan ini sebagai pintu masuk pembinaan yang selama ini belum tersentuh maksimal.
“Ini memang program perdana. Kepulauan Seribu belum punya klub basket yang benar-benar lahir dari sini. Rata-rata masih menginduk ke Jakarta,” kata Yandi.
Ia menegaskan, Dispora Jakarta selalu membuka ruang kolaborasi untuk kegiatan olahraga yang berdampak langsung ke pelajar. DBL pun dinilai sebagai mitra tepat karena konsistensi dan kualitas pembinaannya.
“DBL ini bukan hanya kompetisi, tapi ekosistem. Antusiasme pelajar tinggi, pembinaannya jalan, dan terus berkembang setiap tahun. Makanya kami sangat mendukung,” ujarnya.
Baca Juga: Kepala SMAN 69 Sebut Basketball Clinic Jadi Angin Segar di Kepulauan Seribu
Lebih dari sekadar latihan dasar, Basketball Clinic ini diharapkan jadi alat sosialisasi dan penjaringan talenta. Dispora melihat peluang besar munculnya bibit atlet dari wilayah yang selama ini kurang terpantau.
“Siapa tahu di sini ada anak-anak berbakat. Mereka mungkin punya potensi, tapi belum tahu harus ke mana. Dengan kegiatan seperti ini, jalurnya mulai terbuka,” tambah Yandi.
Salah satu pelatih DBL Academy (kiri) saat memberikan arahan soal dynamic streching yang benar
Baik Perbasi Kepulauan Seribu maupun Dispora Jakarta sepakat bahwa keberlanjutan adalah kunci. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda satu kali, melainkan menjadi awal pembinaan berkelanjutan.
“Harapan kami sederhana. Semoga ini bukan yang pertama dan bukan yang terakhir,” tutur Reza. Bahkan ia menyimpan mimpi lebih besar: suatu hari Kepulauan Seribu punya perannya sendiri dalam peta DBL.
Dengan Basketball Clinic Kepulauan Seribu, DBL Academy, Perbasi, dan Dispora Jakarta membuka jalan. Dari pulau-pulau kecil di utara Jakarta, mimpi besar basket Indonesia mulai ditanam.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa