Cinlok di Lapangan, Berlabuh di Pelaminan

| Penulis : 

Tanggal 14 Februari biasanya dirayakan dengan cokelat dan unggahan romantis. Namun di panggung DBL, cerita cinta punya versi yang berbeda.

Ia bisa lahir dari latihan panjang, dari bangku penonton, hingga dari proses jatuh bangun mengejar target bersama.

DBL bukan sekadar kompetisi basket pelajar. Di balik riuhnya pertandingan, ada cerita-cerita yang diam-diam tumbuh. Salah satunya adalah kisah cinta yang bersemi karena sama-sama jatuh hati pada olahraga bola basket.

Nama Yosefina Angelita mungkin sudah tak asing bagi pecinta DBL Surabaya. Alumni SMA St. Louis 1 Surabaya (Sinlui 1) sekaligus DBL Indonesia All-Star 2016 itu punya cerita unik tentang bagaimana DBL mempertemukannya dengan tambatan hati.

Fina, sapaan akrabnya, kini telah menikah dengan Alfred Suyanto. Jauh sebelum keduanya resmi menjadi pasangan suami istri pada 2025, kisah mereka sudah dimulai sejak 2014. 

“Kami sudah cinlok dari 2014, sudah pacaran dari 2014 ketika main di salah satu klub basket. Terus nikah di tahun 2025,” ungkap Fina. 

Basket menjadi titik temu keduanya. Lapangan menjadi ruang perkenalan. Dimulai dari obrolan soal latihan, hingga mimpi di dunia basket, keduanya menemukan kecocokan yang tak sekadar soal hobi.

Menariknya, Alfred juga bukan nama asing. Ia merupakan alumni Sinlui 1 yang pernah membawa timnya meraih gelar Champion DBL East Java 2015. 

Cinta mereka tumbuh di lingkungan yang sama, keluarga besar pecinta basket. Kesamaan passion membuat komunikasi terasa nyambung sejak awal. 

Baca Juga: Pacaran Produktif, Konten Jalan, Prestasi Tetap Gas ala Matthew dan Gwen

Ditambah karakter yang saling melengkapi, hubungan itu bertahan lebih dari satu dekade sebelum akhirnya berlabuh ke pelaminan.

DBL bagi Fina bukan sekadar panggung kompetisi, tetapi ruang yang memperluas arti kebersamaan. Bahkan hingga saat ini, ia tetap setia mendukung Sinlui 1. Beberapa waktu lalu, ia hadir dari pinggir lapangan mendukung sang adik ipar, Audrey Suyanto, yang juga memperkuat tim putri. 

Di Hari Valentine ini, kisah Fina dan Alfred jadi pengingat bahwa DBL menyatukan lebih dari sekadar tim. 

Di tengah ramainya pertandingan dan tegangnya suasana di lapangan, ada dua orang yang justru saling menemukan. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026. 

Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Populer

Smansa Balikpapan Kawin Gelar dan Raih Three-peat di DBL Samarinda 2025-2026
Misi Revans Tuntas, Methodist 2 Kembali Kawin Gelar!
Sudah Diumumkan! Yuk Cek Deretan Pemenang DBL Most Favorite East Kalimantan
Mau Daftar DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026? Begini Caranya!
Deretan Penerima Gelar Supporter Award DBL Samarinda 2025-2026