Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh dengan keistimewaan. Bukan hanya menjadi waktu untuk berpuasa, tetapi juga saat terbaik untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Bagi Sakha Perwira Dewanto, student athlete asal SMAN 2 Surabaya, bulan Ramadan juga menjadi tempatnya untuk memanjat doa.

“Selama Ramadan ini aku punya nazar biar bisa ke Amerika (Amerika Serikat),” ujarnya.

Yap, salah satunya adalah dengan menjaga puasa agar tidak bolong meski menambah beberapa porsi berlatih.

“Selama puasa ini aku tetap latihan tipis-tipis. Belum bisa latihan seperti biasanya kalau nggak puasa,” ungkapnya.

Baca juga: Hijrah dari Sepak Bola, Sakha Dewanto Nikmati Proses Berkembang di Basket Smada

Sakha juga menambahkan, “Fokus latihanku selama puasa ini balik ke latihan fundamental sama aku mau matengin court vision juga sih,” 

Janji pada diri sendiri tersebut dipanjatkan Sakha selama bulan Ramadan. Salah satu caranya adalah dengan terpilih masuk menjadi skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.

“Siapa sih yang nggak mau kepilih DBL All-Star dan berangkat ke Amerika. Apalagi kan kakakku pernah ngerasain itu,” terangnya.

Sakha merupakan adik kandung dari Elang Dewanto, alumnus DBL All-Star 2023.

“Waktu Elang berangkat itu dia secara nggak langsung juga bikin aku jadi tambah semangat buat bisa sama kayak dia,” ceritanya.

Sakha juga menjadikan bulan Ramadan sebagai bentuk refleksi diri. Melihat kembali perjalanannya bermain basket yang sudah membuka banyak pintu sekaligus pengalaman baru baginya.

Baca juga: Tahun Terakhir Melantai, Sakha Dewanto Sudah Kangen Masa-masa Persiapan DBL

“Selama aku main basket dari lima tahun yang lalu, aku selalu push diri aku biar bisa berangkat ke Amerika bareng DBL. Aku nggak mau sia-siakan kesempatan ini (berangkat ke DBL Camp. Aku bakal kerja keras lebih dan lebih,” tandasnya.

Sakha sempat mendapat beberapa saran dari Elang seputar DBL Camp. Selain harus habis-habisan, Sakha juga perlu banyak memanjat doa ketika momen-momen pengumuman.

“Elang cuman pesan harus kerja keras banget sama banyak-banyak doa aja,” pungkasnya.

Kopi Good Day DBL Camp 2026 menjadi kesempatan pertama sekaligus terakhirnya mewujudkan mimpi.

Kompetisi DBL merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.

Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day, digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.

Profil Sakha Perwira Dewanto bisa kalian cek di bawah ini.

Populer

5 Cara Menuju Indonesia Arena: Rute TransJakarta, MRT, dan KRL
11 Varian Rasa Kopi Good Day, Kopi Anak Muda yang Wajib Banget Kamu Coba
Pembukaan DBL Academy Jakarta di Asya Hadirkan Open House dan Free Trial Class
Mengenal Pola Pertahanan dalam Permainan Basket dan Teknik Melakukannya
Putri Recis Bajawa Raih Gelar Juara DBL Kupang 2025-2026!