Campur aduk. Dua kata itu sekiranya bisa menggambarkan perjalanan Muhammad Ade Rizky Ramadhan, sang penggawa SMA Fatih Bilingual School Aceh, di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Aceh. 

Sebab, Ade, begitu ia disapa, bersama pasukan Fatih belum berhasil melanjutkan legasi juara. Langkah mereka harus terhenti lebih awal setelah tersingkir di fase Fantastic Four. 

Di balik kegagalan tersebut, siapa sangka kalau nama Ade justru dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP). Pencapaian ini juga membawa perjalanannya lanjut ke Kopi Good Day DBL Camp 2026.

Menurutnya, deretan prestasi tersebut tak lepas dari kerja kerasnya dalam mengasah kemampuannya selama satu tahun terakhir. 

Baca Juga: Chalvin Borneo Pasang Target Realistis di DBL Camp 2026

“Musim kedua ini memang menandai peningkatan yang signifikan. Saya fokus memperbaiki skill, terutama dalam hal mental dan kerja sama tim. Saya juga banyak belajar dari pengalaman musim lalu,” buka Ade. 

Tak bisa dipungkiri, kekalahan di babak Fantastic Four memang menyisakan kesedihan tersendiri. 

Kendati demikian, cowok dengan tinggi 187 sentimeter itu tetap diselimuti perasaan bahagia karena untuk pertama kalinya bakal merasakan atmosfer kamp basket pelajar terbesar se-Indonesia.

“Senang dan bangga juga bisa terpilih sebagai First Team. Jujur, saya tidak menargetkan pencapaian itu dari awal, tapi saya berusaha memberikan yang terbaik dan hasilnya melebihi ekspektasi,” ungkap Ade. 

Karena itulah, ia ingin datang dengan persiapan yang benar-benar matang untuk menghadapi persaingan bersama ratusan student athlete lainnya. Bahkan, Ade juga menyempatkan diri untuk mencari tahu berbagai rangkaian latihan yang akan dijalani selama DBL Camp.

Baca Juga: Latihan Sambil Puasa ala Andi Muhammad Fatahillah, Campers asal Smada Makassar

“Persiapan saya untuk DBL Camp sudah mulai dari fokus latihan fisik, teknik, serta mempelajari strategi permainan dari pelatih dan pemain lain. Persaingan di DBL Camp pasti sangat ketat, tapi saya siap menghadapi tantangan itu dan belajar dari pemain lain,” tuturnya. 

Berangkat dari tekad itu, Ade pun menaruh keinginan besar agar bisa mengantongi pengalaman berharga sebagai campers nantinya. 

“Harapan saya bisa memberikan yang terbaik, belajar banyak dari pelatih dan pemain lain, serta membawa nama baik sekolah dan tim. Saya juga berharap bisa terpilih sebagai DBL All-Star,” pungkasnya. 

Sebagai informasi, Kopi Good Day DBL Camp 2026 termasuk dalam rangkaian Kompetisi DBL yang merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.

Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day, digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia. 

Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Mengenal Pola Pertahanan dalam Permainan Basket dan Teknik Melakukannya
Beep Test: Pengertian dan Manfaat untuk Kebugaran
5 Macam Passing dalam Bola Basket yang Wajib Kamu Ketahui!
11 Varian Rasa Kopi Good Day, Kopi Anak Muda yang Wajib Banget Kamu Coba
Ukuran dan Tinggi Ring Basket Sesuai Aturan FIBA