Tidak semua jalan menuju Kopi Good Day DBL Camp 2026 harus dilewati dengan cara yang sama. Hal itu dibuktikan oleh Queensa Elvaretta Naura, rookie SMA Jubilee Jakarta yang tetap berhasil mengamankan tiket lewat jalur berbeda.
Sebagai pemain anyar, Queensa sebenarnya sudah menunjukkan potensi besar sejak awal musim Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta. Ia bahkan sempat masuk dalam nominasi Kopi Good Day First Team dan Second Team 2025 Jakarta.
Namun, langkahnya harus terhenti di tahap tersebut. Namanya belum berhasil menembus daftar First Team maupun Second Team, yang biasanya menjadi jalur utama menuju DBL Camp.
Alih-alih berhenti, Queensa justru memilih untuk mengambil jalan lain. Ia mengikuti program Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026, seleksi alternatif yang diadakan khusus untuk para pemain Jakarta yang ingin tetap memiliki kesempatan menuju DBL Camp.
Seleksi ini bukan jalur yang mudah. Selama tiga hari, seluruh peserta ditempa dalam berbagai aspek permainan, mulai dari fundamental hingga pemahaman taktik permainan. Program ini digelar di Ancol Hoops Basketball Court dan diikuti oleh puluhan student athlete terbaik.
Queensa harus bersaing dengan pemain-pemain yang juga memiliki ambisi besar ke DBL Camp. Bahkan, beberapa di antaranya merupakan pemain yang sebelumnya juga gagal menembus First Team dan Second Team, serta pemain lain yang belum sempat tampil di DBL Jakarta.
Dari total puluhan peserta, hanya tersedia tiga kursi untuk sektor putri. Persaingan berlangsung ketat hingga hari terakhir, ketika seluruh pemain diuji melalui scrimmage game dengan penilaian langsung dari pelatih DBL Academy.
Di tengah tekanan itu, Queensa berhasil menunjukkan kualitasnya. Ia mampu mencuri perhatian tim pelatih dan akhirnya mengamankan satu tempat dari tiga kursi yang diperebutkan.
Queensa Elvaretta (tengah) saat diresmikan sebagai salah satu peserta yang lolos Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026
Keberhasilan tersebut semakin lengkap jika melihat performanya sepanjang musim. Dalam enam pertandingan DBL Jakarta, Queensa mencatatkan 53 poin, 22 steal, 18 rebound, 8 assist, dan 1 block.
Statistik tersebut menjadi bukti bahwa dirinya memang layak bersaing di level lebih tinggi. Hanya saja, jalannya menuju DBL Camp memang harus ditempuh dengan cara yang berbeda.
Baca Juga: Gagal Merasakan Euforia DBL, Almeira Temukan Jalan Lewat Road to DBL Camp
Kini, Queensa telah memastikan diri akan bergabung dengan ratusan student athlete terbaik dari seluruh Indonesia di DBL Camp 2026.
Sebuah pencapaian yang lahir dari kegigihan dan keberanian untuk mencari peluang lain. Karena terkadang, bukan soal seberapa cepat sampai, tapi seberapa jauh mau berjuang saat jalan utama tertutup.
Kompetisi DBL merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.
Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026. Kompetisi ini digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia.
Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)